8.000 Rumah di Karangasem Tak Layak Huni

0
7
8.000 Rumah di Karangasem Tak Layak Huni
TAK LAYAK - Terbatas ekonomi, ribuan rumah warga di Karangasem tak layak huni, bahkan ada yang tidak memiliki rumah.

Amlapura, DENPOST.id

Pekerjaan rumah (PR) besar menanti Pemerintah Kabupaten Karangasem. Kondisi masyarakat yang kurang mampu dan penghasilan di bawah UMR membuat ribuan warga tak memiliki tempat tinggal layak. Data Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Karangasem mencatat, sebanyak 8.000 rumah di Karangasem tak layak huni. Sebagian besar rumah tak layak huni ada di kawasan pegunungan dan perbukitan Karangasem.

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Karangasem, I Nyoman Merta Tenaya, mengungkapkan, dikategorikan tak layak huni  disebabkan kondisi rumah yang tak permanen. Misalnya atap terbuat dari daun kelapa, dinding tak permanen atau tak berlantai.

Baca juga :  Dapur Longsor Saat Masak, Darsi Langsung Lemas

Tak hanya tak layak huni, 4.000 kepala keluarga di Kabupaten Karangasem juga tercatat hidup menumpang atau tak memiliki rumah. Mereka tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Karangasem. “Dari kedua data tersebut, kebutuhan rumah untuk di Karangasem sekitar 12 ribu lebih,” ungkap Tanaya.

Berbagai upaya telah coba dilakukan, di antaranya dengan menganggarkan bedah rumah. Sayangnya, anggaran direncakan akan kena rasionalisasi untuk penangganan Covid-19 di Karangasem. “Sampai sekarang belum ada kepastian, apakah  anggaran dipotong semua atau hanya sebagian,” ungkapnya. Padahal pada tahun 2021 ini pemerintah  daerah memberi bantuan sebesar Rp 12,5 milliar lebih untuk  422 unit. Per unitnya mendapatkan anggaran dari  pemerintah sekitar Rp 30 juta.   (yun)

Baca juga :  Tajen di Halaman Rumah Warga, Ratusan Bebotoh Dibubarkan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini