Kamis, Badung Mulai Vaksinasi di Luar Zona Hijau

0
4
picsart 04 07 08.12.33
PANTAU VAKSINASI - Wabup Suiasa, saat memantau pelaksanaan vaksinasi di zona hijau, beberapa waktu lalu.

Mangupura, DENPOST.id

Pemerintah Kabupaten Badung, berkomitmen menuntaskan pelaksanaan vaksinasi di wilayahnya, khususnya di daerah pariwisata. Setelah suksesnya pelaksanaan vaksinasi pada zona hijau, akan dilanjutkan pelaksanaan vaksinasi di luar zona hijau.

Bahkan mulai, Kamis (8/4/2021), vaksinasi dilaksanakan di luar zona hijau yang meliputi Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan. Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa didampingi Kadis Kesehatan dr. I Nyoman Gunarta, dan Kabag Humas Made Suardita, di Rumah Jabatan Wakil Bupati Puspem Badung, Rabu (7/4/2021).

Lebih lanjut Wabup Suiasa menyampaikan pelaksanaan vaksinasi fase kedua ini, diprioritaskan menyasar para pelaku pariwisata, petugas publik dan lansia. Untuk mensukseskan pelaksanaan, Pemkab Badung akan melibatkan 56 tim dan ditargetkan tuntas sebelum Galungan. “Target kami sebelum Galungan sudah tuntas,” tegasnya.

Baca juga :  Internet Masuk Rumah, UMKM di Desa Adat Bindu Menggeliat

Suiasa mengatakan untuk di Kuta akan diterjunkan 26 tim dan di Kuta Selatan (30 tim) yang merupakan kolaborasi petugas vaksinator dari puskesmas, RS Mangusada, Fakultas Keperawatan dan Kedokteran Unud, Stikes Bina Usada dan Stikes Mandiri Mumbul Nusa Dua. Untuk jumlah sasaran, lanjut dia, sekitar 68 ribu terdiri dari 51 ribu di wilayah Kuta dan 17 ribu di wilayah Kuta Selatan.

“Untuk wilayah Kuta Selatan menyasar desa di luar zona hijau yang meliputi Desa Ungasan, Kutuh dan Pecatu, sedangkan di Kuta meliputi lima kelurahan, yaitu Seminyak, Legian, Kuta, Tuban dan Kedonganan,” ujarnya.

Baca juga :  Tamba-Ipat Menang di Empat Kecamatan

Untuk mensukseskan pelaksanaan vaksinasi ini, Suiasa mengajak kerjasama dan sinergitas seluruh perangkat daerah terkait, yakni perbekel, lurah, kelian dinas dan kepala lingkungan tempat dilaksanakannya vaksinasi. Hal ini guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. “Kita harus selalu siap untuk bergerak dan mengimbau kepada masyarakat kalau vaksinasi akan dilaksanakan. Inilah yang harus kita skemakan bersama agar saat dilakukan vaksinasi tidak terjadi kesalahpahaman, serta penumpukan saat vaksinasi,” katanya, seraya mengharapkan kerjasama perbekel, lurah, kelian dinas dan kaling dalam menyiapkan tempat yang representatif untuk kelancaran vaksinasi.

Baca juga :  Tokoh Agama dan Desa Adat Se-Sukawati Sepakat Deklarasikan Ini

Untuk kelancaran kegiatan ini, dikatakan juga petugas data dan pencatat kesehatan sudah disiapkan. Demikian pula dengan jaringan internetnya sudah dikoordinasikan dengan Dinas Kominfo, agar jaringan internet di lokasi vaksinasi diperkuat dan diprioritaskan supaya pelaksanaan vaksin dapat terlaksana tertib dan lancar.

Suiasa melanjutkan untuk pencapaian zona hijau merupakan harapan bersama. Karena dengan telah divaksinnya seluruh masyarakat Kuta dan Kuta Selatan yang merupakan kawasan pariwisata dan Badung umumnya, tentunya akan memberi kepercayaan diri kepada masyarakat. “Apalagi dalam menyambut pembukaan pariwisata sesuai yang ditargetkan oleh Bapak Presiden,” tandasnya. (a/115)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini