SEORANG SISWI SD DI JEMBRANA DIDUGA DILECEHKAN OKNUM KEPSEK

0
33
SISWI SD Di JEMBRANA DIDUGA DILECEHKAN OKNUM KEPSEK
ilustrasi

Negara, DENPOST.id

Seorang oknum kepala sekolah  di salah satu sekolah dasar (SD) di Kecamatan Mendoyo, Jembrana diduga melakukan pelecehan seksual terhadap salah seorang siswi kelas 4 SD. Oknum kepsek  berinisial GK (58) diduga menggauli anak didiknya di ruang UKS.

Dari informasi yang dihimpun pada Kamis (8/4/2021), kasus ini terungkap dari pengakuan teman korban, pada saat belajar bersama di rumah korban. Saat itu, Sabtu (3/4/2021), teman korban bercerita pada ibu korban.

Baca juga :  Miliki Firasat, Supariani Temukan Ayahnya Tewas Mengapung di Sungai

Dikatakan  kalau korban paling disayang oleh oknum kepsek  tersebut di sekolahnya. Teman korban menceritakan kalau korban sering dicium oleh oknum kepsek tersebut di sekolah. Mendengar cerita teman korban, ibu korban tidak menghiraukannya.

Namun malam harinya seusai korban dan temannya belajar, orangtua korban serius menanyakan informasi itu kepada korban. Bak petir di siang  bolong, korban dengan polos menceritakan semua yang dialaminya di sekolah dan bahkan membenarkan cerita temannya itu.

Baca juga :  Dua ODP Masuk Ruang Isolasi Usai Rapid Test

Korban menceritakan, pada Kamis (4/3/2021) oknum kepsek  tersebut pernah menciumnya di sekolah dan melakukan hal tidak senonoh lainnya. Bahkan korban mengaku sampai digauli di ruangan UKS.

Mendengar pengakuan korban, sang ayah tidak terima dengan perlakukan oknum kepsek tersebut. Kemudian kasus itu dilaporkan ke Polres Jembrana.

“Ya kasus itu sudah dilaporkan ke Polres Jembrana. Coba dicek. Bahkan korban sudah divisum,” kata salah seorang tokoh masyarakat di desa tersebut.

Baca juga :  Puluhan Pegawai RSU Negara Belum Disuntik Vaksin

Sementara Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Paramagita, saat dimintai konfirmasi Kamis (8/4/2021) membenarkan adanya laporan tersebut. “Tapi itu bukan pemerkosaan. Kami masih melakukan penyelidikan kasus tersebut,” jelasnya. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini