VIRAL, VIDEO WANITA DITELANJANGI DI TOILET KUBURAN

0
271
picsart 04 09 10.32.55
POTONGAN VIDEO - Potongan video wanita yang ditelanjangi di toilet setra.

Negara, DENPOST.id

Video seorang wanita ditelanjangi di salah satu toilet di setra (kuburan) di sebuah lingkungan di Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara viral di media sosial dan grup WhatsApp.
Akibat kejadian itu, krama adat yang menggunakan setra tersebut kini menunggu dilakukan upacara.
Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Jembrana dan masih dilakukan penyelidikan.

Dalam video yang berdurasi 3 menit 18 detik tersebut tampak seorang wanita disuruh melepaskan seluruh pakaiannya hingga telanjang oleh wanita lain sekaligus perekam aksi tersebut.
Dari ucapan si perekam yang bernada emosi, diduga wanita yang diminta telanjang itu selingkuhan suami si perekam. Dalam video tersebut si perekam video berbicara vulgar dan menuding wanita tersebut menggoda suami perekam.

Baca juga :  Lagi, Satu Pasien di Karangasem Dalam Pemantauan

Selain menginterogasi, si perekam juga meminta wanita yang disuruhnya telanjang tersebut menyerahkan telepon selulernya.

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Paramagita, saat dimintai konfirmasi, Kamis (8/4/2021) malam mengakui adanya laporan terkait video tersebut. “Kami masih melakukan penyelidikan. Kami sudah panggil saksi-saksi untuk dimintai keteranganya. Kalau laporan pelapor terkait penganiayaan yang dialaminya saat itu. Tapi nanti kita akan lihat perkembangannya dari hasil penyelidikan yang sekarang masih berjalan,” terangnya.

Baca juga :  Abu Erupsi Gunung Raung Kotori Lantai RSU Negara

Sementara Kepala Lingkungan Awen Lelateng, I Putu Ardana, mengatakan, video tersebut tersebar sejak sepekan terakhir. Pihaknya memastikan lokasi video tersebut memang direkam di toilet setra. “Lokasinya di Setra Banja di wilayah Pengambengan, tapi dipakai oleh Awen Lelateng dan Awen Mertasari” jelasnya.

Pihaknya pun telah mencari informasi terkait identitas wanita yang ditelanjangi dalam video tersebut.
Menurutnya wanita tersebut berasal dari salah satu banjar di Desa Pengambengan. Sedangkan wanita perekamnya itu dikatakan berasal dari Desa Cupel. “Yang merekam itu dari Cupel, sama suaminya. Istrinya yang marah-marah. Diduga selingkuh” ungkapnya.

Baca juga :  Pasar GR Krama Bali di Jembrana Rutin Digelar

Pihaknya selaku perangkat kewilayahan juga langsung berkoordinasi dengan pihak adat Awen Mertasari. Karena lokasi pengambilan video tersebut di setra yang digunakan warganya, ia memastikan akan dilakukan upacara pembersihan mengingat setra merupakan tempat sakral. “Kami akan koordinasi dengan yang bersangkutan terkait upakara dan upacara. Nanti kalau sudah ketemu dari pihak-pihak itu dengan adat, kami akan informasinya” tandasnya.
(120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini