Korupsi Dana Hibah Bedah Rumah, Perangkat Desa dan Warga jadi Tersangka

picsart 04 09 07.01.38
GELEDAH KANTOR - Kejari Karangasem, saat mengeledah kantor perbekel yang ditetapkan menjadi tersangka.

Amlapura, DENPOST.id

Lama digodok, tersangka kasus korupsi dana hibah Kabupaten Badung kepada Kabupaten Karangasem senilai Rp20.250.000.000 akhirnya terkuak.

Lima tersangka ditetapkan Kejari Karangasem, Jumat (9/4/2021) sore, karena menimbulkan kerugian negara mencapai Rp4 miliar. Satu di antaranya seorang perbekel, satu kaur keuangan dan tiga orang warga.

Kajari Karangasem, Aji Kalbu Pribadi menuturkan penetapan lima tersangka berdasarkan temuan dua alat bukti. “Di antaranya surat dan keterangan saksi,” ujar Aji Kalbu.

Dia menyatakan Kejari Karangasem sempat melakukan penyidikan yang panjang dari kasus ini. “Penetapan lima tersangka ini atas kasus dugaan korupsi terkait dana hibah bedah rumah dari Kabupaten Badung yang diberikan kepada Kabupaten Karangasem senilai Rp20 miliar lebih (Rp20.250.000.000),” imbuhnya.

Baca juga :  Anggota Tim Official Persikabo Tewas di Puncak Gunung Batur

Adapun lima tersangka, yakni perangkat desa yang terdiri dari APJ seorang perbekel, IGS (kaur keuangan) dan tiga orang warga (IGT, IGSJ dan IKP). Kelimanya telah membuat kerugian negara sebesar Rp4 miliar.

Kelima tersangka diduga telah melanggar pasal 2 ayat 1Juncto Pasal 18 Ayat (1) UU RI No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan dengan UU RI No 20 tahun 2001 tentang Peeubahan atas UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun. (yun)

Baca juga :  GTPP Covid-19 Karangasem Cek Tempat Karantina OTG

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini