Dewan Badung Minta Kenaikan Parkir Bandara Ditinjau

0
5
picsart 04 11 07.04.17
Anggota DPRD Badung Fraksi Demokrat, Made Retha.

Kuta, DENPOST.id

Kenaikan parkir kendaraan bermotor di Bandara Ngurah Rai mulai April ini, kembali mengundang sorotan beberapa pihak. Salah satunya dari Anggota DPRD Badung Fraksi Demokrat, Made Retha.

Bahkan politisi asal Bualu Kutsel ini mendesak agar penyesuaian tarif ini ditinjau kembali. Hal itu diungkapkannya ditemui di Kutsel, Minggu (11/4/2021).

Retha mengaku mendapat keluhan langsung dari masyarakat atas keputusan Manajemen AP 1 menaikkan tarif parkir kendaraan ini. Dia menilai kenaikan ini tidak tepat dilakukan di saat pandemi. Karena ibaratkannya masyarakat sudah jatuh tertimpa tangga pula. Artinya sudah terhimpit ekonominya karena pandemi ditambah harus merogoh kocek lebih untuk membayar parkir di bandara.

Baca juga :  Pecah Ban Selanjutnya Tabrak Pohon Perindang, Truk Ringsek

Apalagi karyawan yang bekerja di bandara. “Bisa-bisa gaji mereka habis untuk membayar parkir yang naik hingga 100 persen. Ini saya dapat keluhan langsung warga dan datanya juga ada,” papar mantan Bendesa Adat Bualu tersebut.

Meskipun alasannya adanya penambahan fasilitas gedung parkir dan lainnya, lanjut Retha tetaplah tidak tepat. Karena tentunya pengadaan fasilitas ini sudah direncanakan dan kalau mengambil biaya dari pembayaran parkir semestinya setelah kondisi ekonomi atau pariwisata membaik. “Apalagi ada istilah parkir 10 menit ke bawah tidak bayar. Itu kan bisa saja dibuat berliku-liku agar keluar nantinya lebih dari 10 menit dan harus bayar. Boleh dong saya berpikiran seperti itu,” ujarnya.

Baca juga :  Gubernur Serahkan 63 Sertifikat Merek Perorangan

Kebijakan ini, sambung dia seolah dipaksakan baru tertunda pelaksanaannya dua kali. Semestinya hal itu tidak dijadikan patokan. Karena ini berkaitan dengan waktu ditetapkannya kebijakan ini. “Saat ini sudah jelas waktunya tidak tepat, mau berapa kali ditunda pun tidak masalah,” tegasnya sembari mengatakan akan mencoba membahas permasalahan tersebut di komisinya. (113)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini