Siklon Tropis, BMKG Imbau Masyarakat dan Nelayan Waspada

picsart 04 15 08.19.06
SIKLON TROPIS - BMKG meminta nelayan dan masyarakat waspadai munculnya siklon tropis.

Kuta, DENPOST.id

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi Siklon Tropis 94W yang mulai tumbuh di wilayah Samudera Pasifik sebelah utara Papua, Senin (12/4/2021).

Berdasarkan citra satelit Himawari-8, diketahui Siklon Tropis tersebut memiliki kecepatan angin maksimum di sekitar sistemnya mencapai 30 knot (56 km/jam) dengan tekanan dipusatnya mencapai 1006 mb.

“Dari perhitungan kami, potensi untuk tumbuh menjadi Siklon Tropis dalam beberapa hari ke depan sangat tinggi,” kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, Selasa (13/4/2021).

Dwikorita mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es dan lain-lain). Selain itu juga dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin dalam satu Minggu ke depan.

Baca juga :  Dua Tahun, 8 Kasus Pencabulan Terhadap Anak di Bawah Umur Terjadi di Badung

“Khusus kepada pengguna transportasi laut dan nelayan perlu meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan aktivitas pelayaran karena adanya ancaman gelombang tinggi akibat siklon yang mencapai 4 sampai 6 meter. Kami mohon tidak menganggap sepele adanya bibit siklon ini,” tegasnya.

Sementara Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menerangkan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak Siklon Tropis 94W meliputi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua. (113)

Baca juga :  Masyarakat Sambut Antusias Vaksinasi Massal di Jimbaran

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini