Optimalkan Lahan Sempit, Warga Tanam Vanili di Pekarangan Rumah

0
2
picsart 04 16 05.23.10
BUDIDAYA VANILI - Putu Alit Suarsawan, menunjukkan budidaya vanilinya di pekarangan rumahnya wilayah Banjar Tengah, Kelurahan Lukluk.

Mangupura, DENPOST.id

Alasan tidak mempunyai lahan untuk bertani, sepertinya terbantahkan dengan apa yang dilakukan warga Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung. Petani muda bernama Putu Alit Suarsawan mengembangkan budidaya vanili di pekarangan rumahnya.

Budidaya vanili merupakan peluang menjanjikan jika dilakukan dengan serius. Selain harga buah vanili yang cukup tinggi mencapai Rp500 ribu per kilogramnya, menanam vanili juga tidak memerlukan lahan yang luas, sehingga lahan pekarangan rumah pun bisa dimanfaatkan untuk menanam vanili.

Baca juga :  Rabu, 33 Pasien Sembuh dan 32 Orang Positif Covid-19

Ditemui di rumahnya di wilayah Banjar Tengah, Lukluk, Jumat (16/4/2021) Alit Suarsawan menjelaskan menanam vanili di pekarangan rumah sebagai upaya untuk mengoptimalkan lahan yang ada. Dipilihnya vanili untuk ditanami, kata Alit Suarsawan karena saat ini buah vanili sangat banyak dibutuhkan saat ini dan harganya cukup menjanjikan. “Sebenarnya masyarakat Bali dari dulu sudah paham tentang bagaimana vanili. Dan vanili Bali tidak kalah kualitasnya dengan daerah lain, boleh dikatakan secara nasional vanili dari Bali kualitas terbaik,” ujarnya.

Baca juga :  Ratusan Paket Sembako Dibagikan Anggota Dewan Badung

Adapun bibit vanili diperoleh Alit Suarsawan dari Kabupaten Jembrana. Untuk biaya yang diperlukan dalam budidaya vanili merupakan hal yang relatif, namun pihaknya yakin dengan keseriusan untuk budidaya vanili untuk mendapatkan bibit sebenarnya tidak sulit didapatkan dari lokal Bali, bahkan sudah jenis yang terbaik dari yang ada. “Kita tidak perlu jauh – jauh, apalagi import untuk mendapatkan bibit vanili cukup di Bali sudah ada,” ungkapnya.

Baca juga :  Permintaan Meningkat, Bandara Ngurah Rai Tambah Fasilitas Ini

Dalam pemeliharaan vanili, khususnya pemberian pupuk yang diperlukan adalah serabut kelapa, kotoran hewan ternak, baik sapi maupun kambing. Budidaya vanili sangatlah menjanjikan hingga saat ini, di mana harga jual vanili per kilogramnya mencapai Rp500 ribu, sehingga tidaklah berlebihan jika pertanian atau budidaya vanili ini dibangkitkan. (115)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini