BENDESA SE-KECAMATAN GIANYAR DESAK MDA DAN PHDI BERTINDAK TEGAS

0
16
picsart 04 17 06.04.23
ASPIRASI - Pasubayan Bendesa se-Kecamatan Gianyar mendatangi kantor MDA Kabupaten Gianyar untuk menyampaikan aspirasi terhadap pernyataan oknum dosen Desak Made Darmawati yang diduga telah melecehkan agama Hindu dan menghina Bali, Sabtu (17/4/2021). 

Gianyar, DENPOST.id

Puluhan bendesa adat se-Kecamatan Gianyar yang tergabung dalam Pasubayan Bendesa Gianyar, Sabtu (17/4/2021) mendatangi kantor Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Gianyar. Di hadapan Ketua PHDI Gianyar dan anggota MDA Gianyar, Ketua Pasubayan Bendesa Gianyar, Ngakan Sudibya, menyatakan keberatan dan tidak terima atas pernyataan oknum seorang dosen, Desak Made Darmawati dalam sebuah video ceramah, yang dinilai telah melecehkan umat Hindu dan menghina Pulau Bali.

Atas pernyataan Desak Darmawati tersebut, Sudibya mendesak PHDI Gianyar dan MDA Gianyar untuk mengambil tindakan tegas melaporkan Darmawati kepada polisi.

Selain mendesak agar segera melaporkan Darmawati ke pihak berwajib, ada 4 poin lain yang disampaikan disampaikan para bendesa tersebut. Yakni, dengan melaporkan kepada pihak berwenang para bendesa berharap ada efek jera bagi oknum-oknum yang melakukan pelecehan terhadap agama.
Berikutnya, para bendesa adat meminta masyarakat Bali untuk tetap tenang dan mengendapankan proses hukum serta tetap menjaga kerukunan antarumat beragama yang sudah berjalan sangat baik di Bali dan di Kabupaten Gianyar khususnya.
Pernyataan sikap selanjutnya, menghormari keragaman (Bhineka Tunggal Ika) dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati.
Pernyataan sikap tersebut kemudian diserahkan kepada Ketua PHDI Kabupaten Gianyar, I Wayan Ardana.

Baca juga :  Puluhan Warga Datangi DPRD Gianyar, Bentangkan Spanduk “Eksekusi No, Bersatu Yes"

Terhadap aspirasi para bendesa adat, Ardana menyatakan segera menggelar rapat pertemuan dengan anggotanya untuk selanjutkan melakukan konsultasi dengan Kapolres Gianyar sekaligus akan menyerahkan surat pernyataan tersebut agar ditindaklanjuti.
Dia pun sangat menyayangkan sikap dan pernyataan Desak Made Darmawati yang sudah pindah agama, namun menjelek-jelekkan kepercayaan agama Hindu. Terhadap video tersebut, PHDI Gianyar sudah berkoordinasi dengan PHDI Provinsi Bali akan merapatkan kasus ini Senin (19/4/2021) ini. Usai rapat, pihaknya akan langsung melapor ke Polda Bali.

Baca juga :  Tangkap Gurita di Laut, Nelayan Hilang di Perairan Nusa Dua

Menurut Ardana, pernyataan Darmawati sangat melukai umat Hindu. Apalagi dikatakannya Darmawati dulunya beragama Hindu dan kecilnya tinggal di Payangan, Gianyar.

Kendati demikian, Ardana minta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing apalagi dalam suasana Hari Raya Galungan dan Kuningan dan umat lain sedang melakukan hari sucinya.
Ditegaskannya, PHDI Gianyar akan siap menyampaikan semua keluhan dan aspirasi bendesa adat ini kepada pihak berwajib. ”Sebentar kami akan rapat dan akan menyampaikan surat pernyataan sikap ini kepada Kapolres Gianyar,” katanya.

Baca juga :  Dua WNA Palsukan Hasil Swab PCR

Anggota MDA Kabupaten Gianyar, Wayan Ambon Antara, mengatakan, MDA Kabupaten Gianyar bersama PHDI Gianyar sangat mendukung langkah-langkah yang sudah diambil bendesa adat se-Kecamatan Gianyar terhadap video viral yang diduga melecehkan agama Hindu dan menghina Bali yang disampaikan Desak Made Darmawati.

“Aspirasi ini kita tampung dan kita kaji nanti delik-delik apa yang aka dilaporkan,” katanya.

Ambon menegaskan, MDA Gianyar dan PHDI Gianyar akan mengawal kasus ini. (116)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini