Boleh Tampil, Perempuan Bali Tetap Harus Eling Kodrat

picsart 04 20 07.47.52
Putu Dewi Ariantini.

Dauh Puri, DENPOST.id

Tampilnya sosok perempuan Bali, dalam berbagai gerakan menjadi tanda semakin mengemukanya emansipasi perempuan di Bali. Kemajuan itu, disambut lega oleh pemerhati perempuan Bali, Putu Dewi Ariantini.

“Saya melihat perempuan Bali sekarang sudah berani tampil di ruang publik, tidak hanya mengurus dapur. Contohnya banyak jabatan yang biasanya hanya diisi laki-laki, sekarang perempuan,” ujar musisi dengan nama panggung Dewi Pradewi ini, saat ditanya tentang esensi Hari Kartini, Selasa (20/4/2021).

Baca juga :  Musisi Buleleng Diberikan Ruang Berkreasi

Tentu bukan sekadar tampil, menurut dia kemajuan itu diimbangi dengan pembelajaran terhadap peran baru tersebut. Pada lain sisi, kemajuan itu menurut dia tak harus mengabaikan peran dan kodrat.
Kodrat yang dimaksud, yakni tugas dalam kehidupan sosial dan adat. Kemajuan itu juga sekaligus menjadi tantangan bagi perempuan Bali kini dan ke depan.

“Menjaga konsistensinya sebuah perjuangan itu sendiri. Masuk ke ruang publik bukan berarti kita lupa atau meninggalkan tugas dan kodrat sebagai seorang perempuan. Menjaganya tentu menyesuaikan dengan apa yang telah tertuang dalam adat istiadat setempat,” ulas lulusan Prodi Kajian Budaya Universitas Udayana ini.

Baca juga :  Polda Bali Gelar Lomba Lari, Ini Hadiahnya

Perempuan penggemar tato itu, menilai ini hal penting. Perempuan akan jauh lebih dipandang karena peran pentingnya dalam berbagai hal, karena perempuan bisa lebih dari kodratnya, namun tak bisa meninggalkan kodratnya.

Memaknai Hari Kartini pada, 21 April 2021, dia berharap selain cantik secara fisik, perempuan Bali harus tampil cantik dalam bersikap, berpikir dan mengisi pikiran dengan hal-hal yang jauh penting dan bermanfaat untuk orang banyak. (106)

Baca juga :  Belasan Pelanggar Prokes Diuji Cepat Antigen, Semua Negatif

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini