Kadishub Ajak Warga Pilih Angkutan Sewa Resmi

picsart 04 21 09.36.52
Kadishub Provinsi Bali, I Gede Wayan Samsi Gunarta

Sumerta, DENPOST.id

Maraknya angkutan sewa berbasis aplikasi di Provinsi Bali menjadi perhatian Dinas Perhubungan Provinsi Bali. Berdasarkan data Dishub Bali,
ada lima aplikasi yang resmi dan terdaftar.

“Beberapa Perusahaan Aplikasi Resmi Terdaftar di Dinas Perhubungan Provinsi Bali antara lain adalah Grab, Gojek (Gocar), Jayamahe Easy Ride, Blue Bird dan Ray Cab,” ujar Kadishub Provinsi Bali, I Gede Wayan Samsi Gunarta, dalam siaran pers pada Selasa (20/4/2021) malam.

Ketertiban penyelenggaraan angkutan sewa berbasis aplikasi telah diatur dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 40 Tahun 2019 tentang Layanan Angkutan Sewa Khusus berbasis Aplikasi di Provinsi Bali.
Merujuk regulasi itu, Samsi menyebut ada lima hal penting yang perlu diperhatikan masyarakat dalam menggunakan angkutan sewa berbasis aplikasi.

Pertama, Angkutan Sewa Khusus Berbasis Daring (Online) yang terdaftar secara resmi pada Pemerintah Provinsi Bali menggunakan aplikasi yang telah terverifikasi dan bekerjasama dengan perusahaan angkutan atau kendaraan dengan izin operasional resmi sebagai angkutan umum.
Setiap kendaraan dilengkapi Kartu Pengawas yang diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bali.

Baca juga :  31 Orang Terpapar Covid-19 dan Tiga Pasien Meninggal

Kedua, Pengemudi Angkutan Sewa Khusus harus menempatkan Kartu Pengawasan (KP) dan identitas Angkutan Sewa Khusus di tempat yang mudah dilihat oleh penumpang dan berkewajiban menunjukkan Kartu Pengawasan kepada penumpang.

Ketiga, calon penumpang diimbau menggunakan Angkutan Sewa Khusus berbasis aplikasi yang legal (berizin) yang ditandai dengan Kartu Pengawasan (KP) yang masih berlaku guna memastikan keamanan, keselamatan dan kemudahan penanganan keluhan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga :  Ditetapkan Zona Merah, Warga Pemogan Sempat Resah

Keempat, penumpang dapat meminta kepada pengemudi untuk menunjukkan Kartu Pengawasan (KP) apabila KP tidak diletakkan pada lokasi yang terlihat oleh penumpang.
Apabila ditemukan penyimpangan atau ketidaksesuaian antara Kartu Pengawasan dengan kendaraan, atau ketidaksesuaian antara pengemudi yang terdaftar pada aplikasi dengan pengemudi yang mengoperasikan kendaraan, penumpang dapat melaporkan hal tersebut secara online melalui link : https://sp4nlapor.go.id.

Kelima, Dinas Perhubungan Provinsi Bali bersama aparat keamanan akan melakukan pengawasan dan penertiban terhadap angkutan yang beroperasi secara tidak legal serta melarang angkutan tersebut beroperasi di wilayah Provinsi Bali. (106)

Baca juga :  Ini Alasan KPU Bali Wacanakan Pilkada Tanpa Baliho

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini