PEMBUANG LIMBAH DIGANJAR DENDA RP 1,5 JUTA

0
12
PEMBUANG LIMBAH DIGANJAR DENDA RP 1,5 JUTA
SIDANG TIPIRING – Pemilik usaha sablon Ali Mustafa (membelakangi kamera) saat menjalani sidang tipiring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu (21/4/2021).

Sanglah, DENPOST.id

Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menjatuhkan denda Rp 1,5 juta, subside 7 hari kurungan kepada pemilik usaha sablon, Ali Mustafa. Pria yang memiliki usaha sablon Jl. Pulau Bungin, Gang Jempring, Kelurahan Pedungan itu diajukan ke sidang tindak pidana ringan (tipiring), Rabu (21/4/2021).

Sidang dipimpin Hakim I Gede Putu Saptawan, didampingi Panitera Anak Agung Kompyang Ari N. Tidak ingin menjalani kurungan, Ali Mustafa memilih membayar denda.

Baca juga :  Rapid Test Reaktif, Sopir Truk Asal Selemadeg Dibawa ke RS Nyitdah

Kepala Bidang Penataan dan peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, Ida Ayu Indi Kosala Dewi, usai sidang tipiring, mengatakan, pemilik usaha sablon yang membuang limbah sembarang ke sungai telah melanggar Perda No 1 tahun 2015. Sejatinya ancaman denda dalam perda ini maksimal Rp 50 juta. Namun ada pertimbangan meringankan dari hakim yakni pelanggar sopan mengikuti sidang dan bersedia mematuhi aturan yang ada.

Baca juga :  Covid-19 di Kota Denpasar, 19 Pasien Sembuh dan Positif 11 Orang

Indi Kosala mengatakan, pemilik usaha sablon menyatakan siap mengikuti aturan dan tidak membuang limbah sembarangan ke sungai dengan membuat pengolahan limbah. ”Sekarang kami serahkan pengawasan usaha sablon ini ke aparat Kelurahan Pedungan. Kalau belakangan ditemukan melanggar lagi, permasalahan ini diserahkan ke Satpol PP Kota Denpasar guna menutup sekaligus mengeksekusi usaha sablon ini. Dinas LHK hanya melakukan pembinaan dan penegakan perda ada di tangan Satpol PP,’’ tandasnya. (103)

Baca juga :  Januari-April, Segini Kasus DBD di Denpasar

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini