170 Polisi Dikerahkan Jaga Pos Sekat Larangan Mudik

picsart 04 21 05.36.30
VIDCON - Kapolres Buleleng, bersama Forkompinda dan tokoh agama yang menghadiri vidcon di Mapolres Buleleng.

Singaraja, DENPOST.id

Dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1442, Kapolres Buleleng bersama Forkompinda dan tokoh agama menghadiri vidcon di Mapolres Buleleng, Rabu (21/4/2021)

Vidcon dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merupakan silaturahmi tingkat menteri dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1442 Hijriah tahun 2021, untuk melakukan langkah-langkah dan penyamakan persepsi dari tingkat pusat sampai daerah.

Selain Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K.,M.H., juga dihadiri Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, serta Kasdim 1609/Buleleng, Mayor Inf I Gede Merta Santoso, A, Md., serta instansi terkait lainnya.

Melalui vidcon, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo menyampaikan melalui ops keselamatan yang sudah dilaksanakan mulai, 12 sampai 25 April 2021, memberikan sosialisasi larangan mudik untuk menghindari dampak pandemi Covid-19.

Baca juga :  Dihajar Pandemi, Wisata Kebun Stroberi Tetap Bertahan

“Bagi tamu atau pemudik yang sengaja melaksanakan mudik agar lapor ke PPKM Mikro/ Ketua RT, melaksanakan Test Swab Antigen, pengecekan administrasi, laksanakan 3 T dan melaksanakan karantina mandiri selama 5 x 24 jam,” tegasnya.

Menyikapi larangan mudik, Polres Buleleng bersama dengan unsur TNI dan Pemerintah Kabupaten Buleleng, serta unsur terkait akan membentuk pos sekat. Untuk pos sekat akan ditentukan dan ditempatkan di Pejarakan, serta personel yang ditugaskan di Pos sekat terdiri dari unsur TNI/Polri dan unsur lain yang terkait.

Baca juga :  Tamba-Ipat Menang di Empat Kecamatan

Kabag Ops Polres Buleleng Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma, seijin Kapolres Buleleng menyampaikan sebelum pelaksanaan pengamanan Idul Fitri dilakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan dalam rangka penyampaian larangan mudik dengan melibatkan 170 personel yang dimulai dari, 27 April sampai 5 Mei 2021. Dan pada saat hari raya Idul Fitri dillaksanakan operasi ketupat mulai, 6 sampai 17 Mei 2021 dalam rangka pengamanan Idul Fitri dengan melibatkan 130 personel termasuk personel di pos sekat.

Baca juga :  Golkar Bali Pastikan Tolak Pungutan Pajak Sembako dan Jasa Pendidikan

“Personel yang di pos sekat akan mengecek masuk dan keluar dari wilayah Kabupaten Buleleng, bilamana yang bersangkutan tidak memiliki surat keterangan hasil Test Swab/hasil PCR tindakan kepolisian yang dilakukan agar yang bersangkutan untuk kembali,” tandasnya. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini