ASN Nekat Mudik, Sanksi Menunggu

ASN Nekat Mudik, Sanksi Menunggu
Bupati Karangasem, I Gede Dana

Amlapura, DENPOST.id

Pelarangan mudik dari Pemerintah Pusat resmi diberlakukan jelang pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijiriah. Terkait kondisi ini, Bupati Karangasem, I Gede Dana, memperingatkan  warga, khususnya para Aparatur Negeri Sipil (ASN) agar taat imbauan. Jika ada yang nekat, sanksi administratif menunggu.

“Jangan sampai ada yang curi start untuk mudik. Semua harus taat imbauan. Demi upaya memutus penyebaran Covid-19,” kata Dana, diwawancara, Kamis (22/4/2021).

Baca juga :  Tempat Tidur Perawatan Pasien Covid-19 Tersisa 78

Ia mengatakan, tak ada ASN mudik yang beralasan tugas keluar daerah. “Jika memang benar sedang melaksanakan tugas, minimal harus melampirkan surat tugas atau surat izin dari kepala OPD, ” tegasnya.

Jika ada ASN yang nekat, Dana memastikan tak segan memberi sanksi. “Tak pandang bulu, sanksi administratif menunggu untuk para ASN yang nekat mudik,” ancamnya.

Dia berharap, tak hanya para ASN, masyarakat juga harus patuh pada imbauan. Jika ada yang terpaksa harus keluar daerah untuk kepentingan mendesak, seperti keluarga sakit atau keperluan lainnya, sebaiknya melampirkan surat keterangan. “Jika masyarakat minimal surat keterangan dari kepala desa. Begitu juga instansi lainnya seperti kepolisian berharap larangan ini berlaku bersama, ” ujarnya.

Baca juga :  Karangasem Kembali Tambah Satu Pasien Meninggal Covid-19

Kepada petugas yang melakukan pengawasan, khususnya di dermaga dan pelabuhan rakyat agar mengawasi dengan intensif. “Agar tujuan yang dicapai dari aturan ini dapat terlaksana dengan baik, ” pungkasnya. (yun)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini