Pembelajaran Tatap Muka di Jembrana Kembali Ditunda

picsart 04 25 05.42.52
Kabid Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Jembrana, I Nyoman Wenten.

Negara, DENPOST.id

Adanya instruksi Kementerian Dalam Negeri Nomor 9 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro untuk pengendalian penyebaran Covid-19, membuat pembelajaran tatap muka (PTM) ditunda.

Bahkan peluncuran PTM/sekolah tangguh di Jembrana yang sedianya dilaksanakan Senin (26/4/2021) diputuskan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

“Padahal kami sudah gladi. Persiapan sekolah dan murid untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah sudah mencapai seratus persen. Bahkan orang tua murid sudah memberikan dukungan untuk dimulai pembelajaran tatap muka di sekolah,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Jembrana, I Nyoman Wenten, Minggu (25/4/2021).

Wenten mengatakan undangan untuk launching sekolah tangguh juga sudah disebar. Selain syarat administrasi, seperti surat pernyataan dari orang tua murid dan izin dari Bupati Jembrana sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19, sudah ada.

Baca juga :  Dirut RS Unud: Waspadai Penularan Hepatitis Akut dari Arus Balik

Wenten menambahkan seluruh sekolah juga sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan. Di antaranya, menyiapkan tempat cuci tangan, thermo gun untuk cek suhu tubuh siswa dan memastikan siswa untuk disiplin menggunakan masker, serta selalu jaga jarak. Namun karena ada instruksi Mendagri pembalajaran ditunda.

Dengan adanya penundaan tersebut, proses belajar mengajar tetap dilaksanakan secara daring. Peserta didik yang mengalami kesulitan belajar dan akses jaringan dilayani dengan klinik pembelajaran.

Baca juga :  Puluhan Karyawan Villa Kelapa Retreat Serbu Kantor Dewan

Selain penundaan PTM di sekolah, ujian sekolah untuk tingkat sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) juga diundur. Penundaan pembelajaran tatap muka dan mundurnya ujian sambil menunggu perkembangan situasi pandemi Covid-19. “Kami harapkan pada akhir Mei 2021, pembelajaran tatap muka sudah bisa dilaksanakan,” harapnya. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini