Gepeng Asal Karangasem Serbu Kabupaten Lain, Ini Tanggapan Dinsos

0
3
Bahas Gepeng dan Piutang
GEPENG - Pemulangan Gepeng asal Karangasem beberapa waktu lalu.

Amlapura, DENPOST.id

Menjamurnya gelandangan dan pengemis (gepeng) asal Karangasem ramai yang beroperasi di kabupaten lain menjadi sorotan publik. Data Dinas Sosial Karangasem, baru-baru ini pihaknya menerima 70 gepeng asal Karangasem yang dipulangkan dari  Buleleng. Tak hanya itu, beberapa waktu lalu Dinsos Karangasem juga menerima 90 gepeng yang dipulangkan dari Kabupaten Badung. Para gepeng dominan berasal dari wilayah Pedahan dan Munti Gunung, Kecamatan Kubu, Karangasem.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karangasem, I Gede Basma, menuturkan, berbagai upaya telah dilakukan Dinsos Karangasem, untuk mengajak para gepeng agar produktif bekerja. “Ini masalah niat yang sulit diubah. Karena mereka merasa lebih mudah mendapat uang saat menjadi gepeng,” kata Basma, Senin (26/4/2021) lalu.

Baca juga :  Divaksin Pertama, Kapolres Karangasem: Rasanya Biasa Saja

Berbagai program terobosan dalam penyediaan lapangan pekerjaan dan bantuan dibuat Pemerintah Kabupaten Karangasem sejak dulu. Terbaru, Dinsos berupaya mengajak warga yang menggepeng untuk produktif memproduksi dupa. “Kami sudah melatih warga keterampilan membuat dupa. Bahkan kami akan mendatangkan mesinnya,” ungkap Basma. Dengan bantuan keterampilan ini, ia berharap besar warga berhenti menggepeng.

Upaya serupa sebenarnya tak hanya sekali, Basma menuturkan pemerintah daerah telah melakukan berbagai terobosan membuka lapangan pekerjaan sejak dulu. Namun hasilnya selalu nihil. “Kami berharap besar pada bantuan desa adat. Selama ini kami baru menjalin kerjasama dengan kepala desa,” terangnya. Ia berharap, desa adat ikut  berpartisipasi merancang aturan yang melarang krama untuk menggepeng. Dalam waktu dekat, pihaknya akan segera menjajagi desa adat wilayah gepeng. “Semoga upaya ini dapat menekan menjamurnya gepeng asal Karangasem,” pungkasnya. (yun)

Baca juga :  Sukarena Positif Covid-19, Pendaftaran Paket Massker Tetap Jalan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini