TAK BERIZIN, PROYEK BANGUNAN LIMA LANTAI DISETOP

TAK BERIZIN, PROYEK BANGUNAN LIMA LANTAI DISETOP
DIHENTIKAN - Tim Yustisi Klungkung menghentikan pengerjaan bangunan lima lantai yang berdiri di sebelah selatan Jalan By-pass IB Mantra di Desa Negari, Banjarangkan, Selasa (27/4/2021).

Semarapura, DENPOST.id

Tim Yustisi Klungkung menunjukkan ketegasannya dalam menertibkan bangunan tak berizin. Seperti terlihat Selasa (27/4/2021), tim yustisi yang dipimpin Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, Putu Suarta, menyetop pengerjaan bangunan lima lantai yang berlokasi di sebelah selatan Jalan By-pass IB Mantra, persisnya di wilayah Negari, Kecamatan Banjarangkan.

Tim juga menyita sejumlah alat pertukangan yang dipakai pekerja setempat. Langkah tegas ini dilakukan lantaran pemilik telah melanggar perjanjian. Sebelumnya pemilik bangunan dikatakan sempat ditipiring dan dikenakan sanksi denda Rp 5 juta dalam putusan pengadilan. Disamping itu, pemilik juga telah membuat surat pernyataan dan memohon agar bisa mengerjakan bagian atap bangunan.

Baca juga :  Bangunan Pura Roboh Diterjang Angin Kencang

“Demi rasa kemanusiaan, kami berikan kesempatan agar pemilik untuk mengerjakan atapnya saja agar tidak rusak barang-barangnya. Tapi kenyataannya pengerjaannya malah berlanjut hingga bangunan sampai 70 persen. Dan ini membuat kami kecewa,” ungkap Putu Suarta.

Karena pemilik bangunan membandel, Putu Suarta langsung memberikan sanksi tipiring untuk keduakalinya kepada pemilik bangunan. Bahkan sejumlah buruh yang saat itu masih bekerja langsung diminta untuk dipulangkan dan tidak lagi bekerja sampai pemilik bangunan mengantongi izin.

Baca juga :  Suwirta Ketuk Hati Para Dermawan   

“Kembali lagi, apakah melanggar jalur hijau dan sepadan sungai, itu sifatnya teknis nanti perizinan yang menentukan. Yang jelas bangunan ini belum memiliki izin,” tegasnya.

Sementara pemilik bangunan, Dewa Made Sanjaya, ketika dimintai konfirmasi di lokasi mengakui kalau dirinya belum mengantongi izin dari pihak kabupaten. “Saya sudah punya izin dari Pusat. Dan saya masih mengurus izin di kabupaten. Tapi kalau mau adil, saya siap membongkar bangunan saya asalkan bangunan yang ada di sekitar yang sudah beroperasi juga ikut dibongkar,” ujar Dewa Sanjaya yang akrab dipanggil Dewa Lupus ini. (119)

Baca juga :  Kasus Mafia Tanah, Jurnalis Senior Diperiksa Nonstop

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini