Tari Baris Babuang Diusulkan Jadi WBTB Indonesia

picsart 04 27 05.16.36
TARI BARIS -Tari Baris Babuang Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang diusulkan Pemkab Badung sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia.

Mangupura, DENPOST.id

Kabupaten Badung mengusulkan tari Baris Babuang Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia. Usulan ini pun sudah dikirim ke Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.

Kepala Bidang Sejarah dan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Badung, Ida Bagus Gede Arjana mengatakan hanya satu usulan WBTB dari Badung yang dikirim tahun ini. Usulan tari Baris Babuang tersebut, telah dilengkapi dengan beberapa dokumen antara lain format penetapan WBTB, foto dan video sebagai dokumentasi, serta kajian berupa buku dan skripsi.

“Tahun 2021 yang siap diusulkan hanya satu, yaitu tari Baris Babuang dari Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang. Usulan ini adalah lanjutan dari usulan tahun lalu yang ditunda karena narasinya yang perlu disempurnakan lagi,” ujar Arjana, Selasa (27/4/2021).

Usulan ini pun sudah diserahkan ke Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. “Usulan dari Badung sudah dikirim ke Dirjen Kebudayaan Kemendikbud oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, bersama dengan usulan WBTB dari masing-masing kabupaten/kota se-Bali,” terang Arjana.

Baca juga :  Tekan Penyebaran Pandemi Covid-19, Menteri Luhut Apresiasi Bupati Giri Prasta  

Lebih lanjut dia mengakui kelengkapan kajian menjadi salah satu kendala yang dihadapi di lapangan. Sebab, tidak semua tradisi ada kajiannya, kecuali memang ada penelitian. “Selain penelitian skripsi, kami juga biasanya menggali dari cerita-cerita masyarakat yang masih hidup dan diyakini kebenarannya oleh masyarakat setempat. Di sisi lain, kami juga gali dari sumber-sumber sastra yang ada, termasuk purana puranya,” paparnya.

Tari Baris Babuang merupakan jenis tarian klasik yang disakralkan masyarakat Desa Adat Batulantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang. Tarian ini sudah menjadi bagian dari sistem kepercayaan masyarakat Desa Adat Batulantang yang bersifat mengikat dan juga menyatukan masyarakat. Tarian ini berkaitan dengan ucapan rasa syukur kehadapan Ida Hyang Widhi Wasa atas karunia melimpahkan hasil panen masyarakat desa dalam bercocok tanam.

Baca juga :  Siapkan SDM Unggul, Badung Lakukan Ini

Keunikan dari tari Baris Babuang tersebut, yakni penarinya membawa blecong atau bongkot (tangkai pohon kecicang atau kecombrang), serta pusuh biyu (jantung pisang) dengan kepala memakai kekudung (kerudung) yang dirajah (kaligrafi) aksara suci aksara Bali. Tari Baris Babuang ditarikan secara berkelompok yang ditarikan delapan orang penari laki-laki, di mana penari mempunyai persyaratan wajib, yakni masih perjaka dan mengenakan pakaian yang dominan berwarna merah.

Baca juga :  Kasus Covid-19 Melandai di Badung

Tari Baris Babuang Desa Adat Batulantang merupakan tari pengiring upacara agama di Desa Adat Batulantang, sehingga upaya pelestariannya sudah diwariskan secara turun temurun. Adapun pementasannya dilakukan setiap ada piodalan di beberapa pura antara lain di Pura Kancing Gumi dan Pura Bale Agung, Pura Dalem Desa Adat Batulantang, Pura Puseh dan Pura Dugul, Pura Penataran Agung, Pura Pucak Sari, Pura Penataran Sari, Pura Pucak Sekar, dan Pura Beji Desa adat Batu Lantang. (115)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini