Kerap Dikunjungi Wisman, Produksi Arak Tradisional Dikembangkan Jadi Ini

picsart 04 29 05.57.34
BUAT ARAK - Proses pembuatan arak tradisional yang akan dikembangkan menjadi daya tarik wisata.

Amlapura, DENPOST.id

Keunikan produksi arak tradisional di Desa Tri Eka Buana, Kecamatan Sidemen, Karangasem kerap menjadi perhatian wisatawan. Prosesnya yang masih semi manual, membuat para turis antusias mengunjungi para produsen arak.

Tiap harinya ada saja yang berkunjung. Bahkan saat akhir pekan bisa mencapai 50 kunjungan. Kondisi ini, membuat pihak desa semakin mantap membangun musium arak.

Perbekel Tri Eka Buana, Ketut Derka, Kamis (29/4/2021) menuturkan para wisatawan yang tertarik melihat produksi arak dominan wisatawan mancanegara. Di tengah pandemi wisman yang kebetulan masih berada di Bali, ramai berkunjung.

“Beberapa waktu lalu misalnya ada bule Rusia yang berkunjung. Mereka tertarik melihat proses dari penyulingan hingga menjadi arak,” paparnya.

Baca juga :  Tiga Hari Terakhir, Karangasem Tambah 18 Kasus Covid-19

Situasi ini, membuat pihak desa semakin mantap merealisasi rencana musium arak. “Baru rencana serta akan dilakukan bertahap. Master plan pembangunan sudah ada. Semoga tidak ada hambatan, ” harap Derka.

Desain musium nantinya akan memamerkan cara pembuatan arak. Mulai dari memanjat kelapa, proses membuat hingga menjadi arak jadi. “Nantinya tiap yang berkunjung akan mendapat sovenir berupa arak jadi, ” imbuhnya.

Dengan upaya ini, pihaknya berharap memberi dampak positif bagi perajin arak dan warga sekitar. Selain itu, dapat menjadi bentuk pelestarian pembuat arak tradisional. (yun)

Baca juga :  KPU Karangasem Berharap Pemenang Tender dari Bali

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini