Pengamanan Hari Raya Idul Fitri, Pemkot Denpasar Gandeng Ini

picsart 05 01 12.02.08
RAKOR PENGAMANAN - Rakor pengamanan rangkaian Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, yang dilaksanakan Polresta Denpasar, di kantor setempat, Jumat (30/4/2021).

Denpasar, DENPOST.id

Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri rapat koordinasi (Rakor) pengamanan rangkaian Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah yang dilaksanakan Polresta Denpasar, di kantor setempat, Jumat (30/4/2021).

Rakor yang juga dihadiri Wakapolresta Denpasar, AKBP Wayan Jiartana, perwakilan Dandim 1611/Badung, instansi terkait lainnya, serta tokoh masyarakat di Kota Denpasar. Rakor yang mengusung tema “Ops Ketupat Agung 2021” membahas beragam upaya untuk menjamin dan menciptakan rasa aman, nyaman, serta keselamatan masyarakat terutama umat muslim dalam menyambut, menjalankan dan setelah Ramadan.

Wakil Walikota Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dan komunikasi bersama desa/kelurahan se-Kota Denpasar yang akan segera melakukan pembahasan bersama. Selain itu pihaknya mengajak semua elemen masyarakat untuk mencegah dan memberantas tindakan kejahatan, serta penyakit masyarakat.

“Pemerintah Kota Denpasar siap bersinergi dengan TNI/Polri untuk bersama-sama menciptakan kondisi yang aman, terkendali dan kondusif. Kami juga sudah melaksanakan rakor dengan perbekel/lurah untuk siap siaga dalam menghadapi bulan Ramadan, serta kami juga siap menerjunkan personel dari Dinas Perhubungan dan Satpol PP untuk bersama dengan Polresta melakukan ?upaya preventif dan represif,” ujarnya.

Baca juga :  Lecut Semangat Kader Gerindra Buleleng dengan Sistem Kekeluargaan

Sementara Wakapolresta AKBP Wayan Jiartana mengatakan pelaksanaan lebaran tahun ini sedikit berbeda dengan tahun lalu. Kebijakan peniadaan mudik yang dikemukan Presiden Jokowi menjadi salah satu topik yang sangat penting dilaksanakan. Rakor ini digelar untuk menyamakan persepsi dan membuat kesepakatan bersama dalam menghadapi Ramadan, mengingat klaster penyebaran kasus Covid-19, pascahari raya sangat tinggi.

“Kita bersama-sama menjaga Ramadan agar bisa melaksanakan ibadah dengan nyaman tanpa gangguan apa pun, meskipun ditiadakannya mudik lebaran kita harus tetap antisipasi karena kemungkinan beberapa masyarakat masih membangkang,” ujarnya.

Baca juga :  Minggu Ini, Vaksinasi Dosis Satu di Abiansemal Ditarget Tuntas

Kabag Ops Polresta Denpasar, Kompol I Gede Ganefo memaparkan tentang perkiraan ancaman, target kegiatan, upaya preventif dan represif, serta rekomendasi menjelang, selama, dan setelah bulan suci Ramadan. Upaya preventif dan represif yang dilakukan di antaranya pembentukan tiga pos pantau, posko terpadu, serta meningkatkan jumlah personel pengawasan .

“Ada tiga tahapan yang dilaksanakan, yaitu pra operasi atau sebelum lebaran, hari H, dan pasca moperasi atau setelah lebaran (arus balik). Sedangkan pos pemantauan dilaksanakan di tiga titik, yaitu Pos Uma Anyar, Pelabuhan Benoa dan Bandara,” jelasnya. (112)

Baca juga :  Satgas Gabungan Kesiman Gencarkan Patroli Penerapan Prokes

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini