Gelombang Pertama, Ribuan Usaha Mikro Ajukan BPUM

0
6
Gelombang Pertama, Ribuan Usaha Mikro Ajukan BPUM
Erwin Suryadarma Sena

Lumintang, DENPOST.id

Sebanyak 8.678 usaha mikro tersebar di empat wilayah kecamatan yang ada di Kota Denpasar mengajukan bantuan presiden (Banpres) bagi pelaku usaha mikro (BPUM) pada gelombang pertama.

”Program bantuan ini merupakan bantuan presiden untuk usaha mikro yang kena dampak Covid-19. Nantinya dipakai modal usaha agar bisa bertahan dan menambah modal agar usaha bangkit kembali,’’ kata Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, Minggu (2/5/2021).

Erwin Suryadarma menjelaskan, masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan BUPM adalah masyarakat yang memiliki warung, seperti pedagang canang, binatu (laundry) dan warung masuk kategori usaha mikro. Bantuan yang diberikan kepada usaha mikro Rp 1,2 juta. “Kalau bantuan presiden tahun 2020 kepada UMKM sebesar Rp 2,4 juta dan yang mendapatkan bantuan tersebut sebanyak 14.000 pengusaha,” terangnya.

Baca juga :  Dikabarkan Tutup Karena Covid-19, Puskesmas Densel IV Tetap Buka

Permohonan bantuan BPUM, lanjut Erwin Suyadarma, masih berlangsung di kantor desa/kelurahan supaya pelaku usaha mikro tertib dan mengikuti protokol kesehatan (prokes). Sebab, aparat desa/kelurahan tahu usaha tersebut legal atau fiktif sehingga gampang mengetahui. ”Permohonan pengajuan bantuan BPUM dari masing-masing kantor desa/kelurahan yang masuk ke kantor Diskop dan UMKM Kota Denpasar tetap diverifikasi. Berkas pengajuan bantuan ini sudah selesai verifikasi dilanjutkan disetor ke Dinas Koperasi UKM Provinsi Bali pada 30 April lalu untuk dikirim ke pusat,’’ jelasnya.

Baca juga :  Disiplin Prokes Belum Maksimal, Razia Kian Gencar

Dia menambahkan, pengajuan bantuan BPUM untuk usaha mikro masih dibuka di masing-masing kantor desa/kelurahan. Syarat mendapatkan bantuan ini harus WNI, memiliki KTP elektronik dan memiliki usaha mikro. Tidak boleh menerima bantuan BPUM yakni ASN, TNI, Polri, pegawai BUMN dan BUMD. Usaha mikro tidak boleh menerima kredit usaha rakyat (KUR). Usaha mikro harus sesuai alamat KTP dan KK guna memudahkan mencari surat izin dari lingkungan. ”Pendaftaran tahap pertama bantuan BPUM sudah ditutup. Permohonan gelombang kedua bantuan BPUM belangsung sampai Oktober 2021 mendatang,’’ pungkasnya. (103)

Baca juga :  Tak Terpengaruh Pandemi, Bayu Takur Rilis "Wantah Adi"

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini