Suwirta Gabung ke PDIP, Dukungan Bali Satu Kandas

0
11
Suwirta Gabung ke PDIP, Dukungan Bali Satu Kandas
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta.

Semarapura, DENPOST.id

Masuknya Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta ke PDIP membuat peta politik berubah. Pasalnya, Suwirta sudah lama digadang-gadang untuk menjadi calon Gubernur Bali dalam Pilgub mendatang. Dengan masuknya Suwirta ke PDIP, dukungan Suwirta Bali Satu kandas. Apalagi Suwirta mengaku dirinya bergabung ke PDIP tidak mengincar posisi pengurus, melainkan hanya kader biasa.

“Tidak usah dibahas lagilah. Saya pastikan tidak jadi rahasia lagi. Saya sudah di PDIP. Urusan politik, itu urusan saya secara pribadi, sebagai tempat perjuangan dalam saya melaksanakan tugas,” ujar Suwirta, Minggu (2/5/2021).

Suwirta sangat mengapresiasi harapan masyarakat yang menginginkannya menuju Bali satu. Namun secara politik ia mengaku sudah memilih PDIP sebagai tempatnya berkarir. Apalagi setelah masuk ke PDIP tidak bisa serta merta memutuskan mau maju menjadi calon Gubernur atau yang lainnya.

Baca juga :  Di Klungkung, ODP Terbanyak di Kecamatan Klungkung

“Saya sudah katakan tidak usah terlalu banyak berharap. Tapi saya ucapkan apresiasi teman-temn. Ini hak politik saya untuk menentukan jalan hidup ke depan. Yang penting doa dan dukungannya dulu agar saya bisa mengabdi sampai selesai dengan baik,” katanya.

 

Suwirta yang sudah mundur dua tahun lalu sebagai Dewan Pembina DPC Partai Gerindra Klungkung ini menjelaskan, sikap politiknya masuk ke PDIP merupakan keputusan pribadinya. Ia pun mengaku menjadi kader PDIP karena ada kesamaan visi dengan Gubernur Bali, I Wayan Koster dalam pembangunan.

Baca juga :  Sempat Ludahi Pol PP, Wanita Linglung Diamankan

Hal ini terlihat jelas, di mana GubernurKoster bekerja keras mewujudkan Pelabuhan Segitiga Emas. Termasuk Pusat Kebudayaan Bali di kawasan eks Galian C yang menelan dana APBN triliunan rupiah.

“Saya junior, masih belajar beradaptasi dengan teman-teman. Urusan nanti (pemilihan) saya serahkan ke partai di mana cocoknya,” tutur Suwirta.

Meski “pindah kendaraan”, Suwirta mengaku hubungannya dengan Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta (kader Gerindra) berjalan sangat baik. Termasuk Ketua DPC Partai Gerindra Klungkung, Wayan Baru yang kini duduk menjadi Wakil Ketua DPRD Klungkung.

“Pada intinya, tidak ada partai yang jelek. Politik itu dinamik, tapi saya memilih PDIP sebagai bentuk hak politik saya secara pribadi,”  tegasnya lagi.

Baca juga :  Selain APK, KPU Minta Atribut Paslon Dibersihkan

Yang jelas, bupati asal Ceningan ini meluruskan kalau sikap politiknya bergabung ke PDIP tidak ada tekanan dari Gubernur Bali, Wayan Koster. Apalagi sejak Gubernur dilantik sampai sekarang, pertemuan Koster dan Suwirta diakui lebih sering membicarakan pembangunan di Klungkung.

Bahkan misi Koster ke depan untuk membangun Klungkung membuatnya tergugah untuk satu jalur dengan partai dengannya.

“Kalau ketemu dengan Bapak Gubernur paling sering bicara pembangunan. Tidak ada tekanan harus masuk PDIP. Kalaupun ada pembicaraan politis, lebih banyak guyonannya,” tandas Suwirta. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini