Empat Ekor Penyu Hijau Dilepas

picsart 05 03 06.26.12
PENYU DILEPAS - Empat ekor penyu yang diamankan polisi dilepasliarkan di Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana.

Negara, DENPOST.id

BKSDA Provinsi Bali, bersama Polres Jembrana dan aktivis pencinta penyu, Senin (3/5/2015) melepasliarkan empat ekor penyu hijau ukuran besar di Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana.

Penyu hijau yang dilindungi ini, sebelumnya merupakan barang bukti kasus jual beli penyu yang digagalkan Polres Jembrana. Empat ekor penyu tersebut, telah diobservasi selama 16 hari.

Kasubag TU BKSDA Bali, Prawono Meruanto mengatakan pihaknya selama ini bekerjasama dengan beberapa pihak seperti TNI, Polri dalam menindak pelaku perburuan dan jual beli binatang, hewan dan tumbuhan yang dilindungi. Salah satunya penyu.

Dia mengaku dua tahun terakhir kasus jual beli penyu mengalami penurunan, bahkan kasus di Polres Jembrana pada, 19 April 202, merupakan kasus jual beli penyu yang pertama terjadi di tahun 2021 ini.

Baca juga :  Di Gilimanuk, Penumpang dari Zona Merah Wajib Rapid Test

“Mudah-mudahan ke depan tidak ada kasus-kasus serupa yang terjadi di provinsi Bali,” harapnya.

Pemilik Konservasi Penyu Kurma Asih, Wayan Anom Astika Jaya mengatakan penyu hijau itu yang terbesar ukurannya hampir 1 meter. Menurut dia, setelah dicek dari tim dokter hewan dinyatakan penyu itu tidak ada kendala apa-apa dan juga tidak stres. “Memang ada beberapa luka dan sudah bisa diatasi dan itu juga luka yang tidak serius. Maka dari itu, penyu itu kita bisa lepasliarkan hari ini, karena bagi saya dari sisi konservasi adalah lebih cepat itu lebih baik untuk pelepasliarannya ketimbang nanti terlalu lama di kolam akan timbul masalah baru. Itu yang kita khawatirkan,” jelasnya.

Baca juga :  Distan Buleleng Siapkan Dokter Hewan Layani Vaksin Rabies 24 Jam

Dengan dilepasliarkannya penyu ke alam bebas, penyu dengan panjang karapas hampir 1 meter ini, diharapkan akan lestari dan berkembang biak, sehingga keberadaannya tidak sampai punah. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini