Dua Kasus Gantung Diri Terjadi, Satu Konsultan Perawat, Satu Pedagang

0
11
Dua Kasus Gantung Diri Terjadi, Satu Konsultan Perawat, Satu Pedagang
GANTUNG DIRI - Jenazah pria yang gantung diri di tegalan warga, sesaat sebelum dievakuasi.

Mengwi, DENPOST.id

Dua kasus gantung diri terjadi di dua tempat berbeda. Tindakan ulah pati ini dilakukan warga Banjar Perang, Lukluk, Mengwi, Badung, I Nyoman Wibawa (38) dan Ni Putu Candra Ningsih (41) alamat Lingkungan Padang Tegal Kelod, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Gianyar.

Wibawa yang bekerja sebagai konsultan perawat itu ditemukan tergantung di dahan pohon lentoro, Senin (3/5/2021). Kasubag Humas Polres Badung, Iptu Ketut Oka Bawa, mengatakan, kasus bunuh diri tersebut telah ditangani Polsek Mengwi. “Masih diselidiki motif korban mengakhiri hidup,” terangnya, Selasa (4/5/2021).

Baca juga :  Badung Siapkan Skema Sambut Pembukaan Pariwisata untuk Wisman

Sementara itu, Candra Ningsih ditemukan tewas di dapurnya dengan leher terjerat kain selendang warna cokelat pada Selasa pagi. Saat ditemukan, korban yang semasa hidupnya sebagai pedagang ini meninggalkan selembar surat. Belum diketahui penyebab perempuan ini mengakhiri hidupnya. Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.

Dua Kasus Gantung Diri Terjadi, Satu Konsultan Perawat, Satu Pedagang
OLAH TKP – Polisi melakukan oleh TKP di tempat korban Candra Ningsih gantung diri.

Dalam suratnya Candra menyampaikan permintaan maaf dari korban kepada keluarga dan pihak-pihak lainnya.

Kapolsek Ubud, AKP I Made Tama, mengatakan, begitu menerima laporan, polisi mendatangi TKP melakukan olah TKP dan melakukan interogasi terhadap saksi-saksi.

Baca juga :  Tim Gabungan Gianyar Nihil Temuan Warga Tanpa Masker

Hasil keterangan keluarga sebelumnya korban tidak ada masalah dengan keluarga. Atas kejadian ini, pihak keluarga mengikhlaskan kepergian korban sebagai musibah dan tidak menuntut siapapun. (124/116)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini