Gubernur Akui Dua Covid-19 Varian Baru Telah Masuk Bali

0
42
picsart 05 04 03.01.55
Gubernur Bali, Wayan Koster.

Sumerta, DENPOST.id

Desas desus kemunculan Covid-19, varian baru akhir terang benderang. Pada, Selasa (4/5/2021) Gubernur Bali, Wayan Koster telah mengumumkan hal itu, secara resmi.

“Saya telah mendapat informasi langsung dari Bapak Menteri Kesehatan Republik Indonesia, pada 3 Mei 2021, bahwa telah ditemukan dua orang positif Covid-19 yang terinfeksi varian baru mutasi virus Covid-19,” ujar Koster, dalam jumpa pers di Jaya Sabha, Denpasar.

Satu orang mengalami positif akibat penularan varian baru dari Afrika Selatan dengan kode B.1.351; sedangkan satu orang positif akibat penularan varian baru dari Inggris dengan kode B.1.1.7.

Hal ini, diketahui setelah beberapa sampel dari orang positif Covid-19 di RS Sanglah dilakukan pengujian oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Satu orang yang positif Covid-19 dengan varian baru dari Afrika Selatan, telah dinyatakan meninggal di RS Sanglah, berasal dari Kabupaten Badung.

Baca juga :  Stop Degradasi Alam dan Budaya Bali, Wisatawan Layak Dikenakan Biaya Perawatan

Korban memang belum mengikuti program vaksinasi.
Sedangkan yang satu orang lagi yang dinyatakan positif Covid-19 dengan varian baru dari Inggris dinyatakan sembuh dan dalam kondisi sehat, serta sudah dipulangkan berasal dari Kota Denpasar. Yang bersangkutan kebetulan telah mengikuti program vaksinasi sebanyak dua kali.

“Terkait kasus ini, Dinas Kesehatan Provinsi Bali sedang melakukan penyelidikan epidemiologi terhadap sejumlah orang yang melakukan kontak erat dengan korban, sehingga akan diketahui potensi resiko penyebarannya secara detail dan lengkap,” ujarnya.

Baca juga :  Lagi, Tiga Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Bali

Sesuai arahan Presiden RI, dan Menteri Kesehatan RI, Gubernur mengingatkan dan menegaskan kembali kepada seluruh masyarakat agar waspada.
Gubernur menegaskan kembali agar penerapan protokol kesehatan yang telah diatur dalam regulasi agar kembali ditaati, yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun tubuh dan mentaati aturan.

Membatasi jumlah peserta, selalu berhati-hati dan penuh kewaspadan dalam setiap penyelenggaraan kegiatan pemerintahan, adat, agama, seni, budaya dan sosial, serta kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Baca juga :  Pembangunan Pelabuhan Sanur Segera Terealisasi

Kepada bupati/walikota, camat, kepala desa/lurah, dan Bendesa Adat se-Bali, serta seluruh komponen masyarakat agar terus tanpa lelah melakukan upaya serius dengan mengambil langkah secara bersama-sama bergotong-royong untuk mencegah penyebaran Covid-19, secara khusus varian baru virus Covid-19.

“Marilah kita terus memanjatkan doa dengan keyakinan masing-masing memohon kehadapan Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa agar alam Bali beserta isinya selalu dalam kondisi nyaman, aman dan damai sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru,” tutupnya. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini