Pujawali di Pura Uluwatu, Pemedek Diimbau Tak Bawa Ini

0
6
picsart 05 04 07.37.36
PUJAWALI ULUWATU - Pujawali di Pura Luhur Uluwatu yang juga dihadiri Wabup Suiasa dan Sekda Adi Arnawa.

Pecatu, DENPOST.id

Bertepatan dengan rahinan anggara kasih, anggara kliwon wuku medangsia dilaksanakan Pujawali di Pura Luhur Uluwatu, Selasa (4/5/2021). Selain menerapkan protokol kesehatan, panitia juga mengimbau ke pemedek untuk tidak membawa kantong plastik sebagai tempat sesajen ke areal pura.

Hadir dalam pujawali untuk melakukan persembahyangan, Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa didampingi Sekda Wayan Adi Arnawa, serta kepala OPD di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Badung, Penglingsir Puri Agung Jro Kuta, I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya atau Turah Joko, Bendesa Adat Pecatu, I Made Sumerta, serta pemedek.

Baca juga :  Terjebak Pasang, Seorang Wisatawan Terkurung di Batu Karang

Bendesa Adat Pecatu, I Made Sumerta memaparkan pujawali kali ini tetap dilaksanakan sesuai protokol kesehatan yang ketat. Persiapan pujawali di Pura Luhur Uluwatu sudah dilaksanakan beberapa hari sebelumnya. Karena kawasan Pecatu masuk zona hijau, pujawali akhirnya disepakati dilaksanakan seperti biasanya ketika suasana normal, yakni nyejer selama tiga hari. Namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Kami sudah siapkan prokes, bagi yang maskernya terbang atau robek kami sudah siapkan di pintu masuk masker pengganti,” ujarnya.

Baca juga :  Badung Dukung Upaya Pemulihan Pariwisata Secara Bertahap

Dia mengungkapkan hal ini juga sebagai langkah persipaan uji coba prokes untuk pelaksanaan upacara manca wali krama pada, November 202. Selain itu, pihaknya juga menerapkan larangan sampah plastik. Di mana pemedek diimbau tangkil ke pura untuk tidak membawa sarana persembahyangan dengan menggunakan kantong plastik, sesuai dengan program pemerintah bebas dengan sampah plastik.

Hal senada disampaikan Manager Pengelola Objek Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu, Wayan Wijana.
Pujawali ini menurut dia juga menjadi bagian daya tarik wisatawan yang datang ke Uluwatu. Sebab, konsep pariwisata yang diterapkan adalah pariwisata budaya.

Baca juga :  Kabel Booster Senilai Ratusan Juta Dicuri, PDAM Tender Ulang

Penglingsir Puri Agung Jro Kuta, Turah Joko selaku Pengempon Pura Uluwatu mengatakan pelaksanaan pujawali ini rutin dilaksanakan setiap 6 bulan sekali yang digelar pihak puri bersama Desa Adat Pecatu selaku pengemong. (113)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini