Pedagang Dilarang Bawa Kompor Ke Pasar

Pedagang Dilarang Bawa Kompor Ke Pasar
RESMIKAN PASAR – Bupati Gianyar, Made Mahayastra seusai meresmikan Pasar Rakyat Desa Bona, Rabu (5/5/2021).

Gianyar, DENPOST.id

Pasar Rakyat Desa Bona yang ludes terbakar akhir tahun 2018 lalu kini telah rampung dibangun kembali. Guna menghindari kasus kebakaran terulang, pengelola Pasar Rakyat Bona melarang pedagang untuk membawa kompor ke dalam pasar. Hal ini disampaikan Perbekel Desa Adat Bona, I Gusti Nyoman Gede Susila, di sela-sela peresmian Pasar Rakyat Desa Adat Bona, Rabu (5/5/2021).

Susila mengatakan, kondisi Pasar Rakyat Desa Bona kini tidak jauh berbeda dengan pasar sebelumnya. Pascakebakaran, Tahun 2019 Bupati Gianyar, Made Mahayastra, mengajukan bantuan dana pembangunan pasar sebesar Rp 6 miliar ke Kementerian Perdagangan RI. Namun persyaratan untuk mendapatkan dana tersebut tidak terpenuhi, yakni luas tanah tidak memungkinkan serta jumlah pedagang yang sedikit hanya 80 orang. Pembangunan pasar akhirnya dibatalkan. Hingga pada tahun 2020, dengan menggunakan APBD Gianyar sebesar Rp 2,4 miliar, Pasar Adat Bona akhirnya bisa dibangun.

Baca juga :  Ribuan Burung Perit Jatuh dan Mati di Setra Banjar Sema

“Astungkara pedagang nyaman dan penghasilan pedagang juga meningkat, walaupun di tengah pandemi seperti sekarang ini. Kami juga melarang pedagang membawa alat masak dan kompor ke dalam pasar agar musibah kebakaran tidak terulang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Mahayastra yang hadir saat peresmian itu mengatakan, untuk melakukan perbaikan pascakebakaran tidak bisa mengambil tindakan segera, mengingat saat itu tahun anggaran berjalan segera berakhir. Demi menjaga perasaan para pedagang dan menyatakan pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat, Pemkab waktu itu memberikan bantuan sebesar Rp 1 juta untuk semua pedagang. “Sekarang pasar sudah dibangun kembali. Bekerjalah kita sesuai dengan keyakinan, sesuai kewajiban, karena kita bekerja membantu sesama, membantu pedagang, membantu petani, membantu semuanya yang bisa kita bantu, yang bisa dikerjakan,” sarannya. (116)

Baca juga :  Jembatan Dipenuhi Lumpur, Pengendara Tergelincir

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini