Dibuka, PTM di Jembrana

picsart 05 05 06.43.27
PTM TERBATAS - Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas jenjang SD dan SMP Negeri/Swasta se-Kabupaten Jembrana, Rabu (5/5/2021).

Negara, DENPOST.id

Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas jenjang SD dan SMP Negeri/Swasta se-kabupaten Jembrana, Rabu (5/5/2021) dibuka, yang ditandai dengan pembukaan tirai di SMP Negeri 1 Negara dan SD Negeri 1 Baler Bale Agung.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba didampingi Pj. Sekda Jembrana, I Nengah Ledang dan sejumlah OPD terkait juga mengecek kesiapan sekolah terkait PTM dengan protokol kesehatan (Prokes), di antaranya fasilitas kesehatan (UKS), fasilitas cuci tangan dan ruang kelas.

Baca juga :  Satgas Gabungan Pasang Stiker Penutupan Sektor Non-Esensial

Pelaksanaan PTM di Jembrana menerapkan sistem blended learning, yakni 50% siswa mengikuti pembelajaran tatap muka, 50% siswa lainnya mengikuti secara daring.

Bupati Nengah Tamba mengatakan dibukanya PTM sudah melalui diskusi dan kajian yang panjang. Sebelumnya dalam koordinasi dengan Gubernur Bali juga telah mengizinkan terkait akan diberlakukannya PTM di Jembrana, akan tetapi dengan catatan harus dilakukan pengawasan dan monitoring dari guru terhadap murid dalam hal disiplin prokes.

Baca juga :  Diduga Usai Ditegur Main HP, Siswi SMA Gantung Diri

Dikatakan Tamba, indikator utama yang mendasari pelaksanaan PTM ini, di antaranya adanya keluhan masyarakat terhadap pembelajaran daring yang tidak bisa terlaksana secara optimal.
Demikian juga keterbatasan kemampuan orang tua dalam melakukan pendampingan belajar di rumah, hilangnya humanisme guru dengan siswa selama pelaksanaan belajar secara daring.

Para orangtua/wali murid mengizinkan pelaksanaan PTM secara terbatas dan sebagian besar guru dan tenaga kependidikan juga sudah mendapatkan vaksinasi, sehingga diharapkan memiliki imunitas yang bagus ketika melaksanakan PTM terbatas.

Baca juga :  Diterjang Banjir, Pagar Alas SD Roboh

Sementara Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Negara, I Made Riantori mengatakan pelaksanaan PTM dilakukan dengan menerapkan ketentuan – ketentuan protokol kesehatan dengan lima syarat, yakni memakai masker yang standar, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi, kapasitas peserta didik maksimal 50% di setiap ruangan. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini