Balai Bahasa Tekankan Media Massa Jadi Agen Literasi Bahasa

picsart 05 06 05.50.34
BAHASA INDONESIA - Kasubag Tata Usaha Balai Bahasa Indonesia Provinsi Bali, I Gede Wayan Soken Bandana, bersama narasumber, Made Sudiana, dalam penyuluhan penggunaan bahasa Indonesia, di ruang publik bersama awak media.

Penatih, DENPOST.id

Mengedukasi masyarakat tentang penggunaan bahasa Indonesia, menjadi program yang konsisten dilakukan Balai Bahasa Indonesia Provinsi Bali.
Langkah itu, di antaranya memberi penyuluhan penggunaan bahasa di ruang publik bagi insan media sejak, Rabu (5/5/2021) hingga Kamis (6/5/2021) di Aula Balai Bahasa Indonesia Provinsi Bali.

Memberikan penyuluhan dipandang sebagai langkah yang berkorelasi langsung untuk memberi pemahaman tentang bahasa kepada masyakat. Media massa juga dipandang sebagai agen literasi. Hal itu, diakui salah satu narasumber, Made Sudiana.
“Sebagai corong informasi, media diharapkan mampu menyajikan berita dengan bahasa yang baik dan benar,” ujarnya.

Baca juga :  Gubernur Koster: PKB Akan Jadi Kawasan Termegah di Indonesia

Dia mengakui masih banyak melihat kekeliruan tanda baca dan diksi, utamanya di media daring. Dia berharap penyuluhan ini, mampu menyegarkan ingatan dan menambah wawasan insan media massa, seperti wartawan dan juga redaktur.

Strategisnya peran media massa dalam literasi bahasa juga diakui Kasubag Tata Usaha Balai Bahasa Indonesia Provinsi Bali, I Gede Wayan Soken Bandana. Terhadap peran itu, dia menyebut pihaknya pernah memberi penghargaan kepada media yang konsisten menjaga kaedah bahasa, salah satunya Denpasar Post (DenPost).
“Semoga ke depan kita bisa memberi penyuluhan di kabupaten/ kota lainnya, agar edukasi ini bisa ditularkan,” tuturnya, sebelum menutup penyuluhan tersebut.

Baca juga :  Vila Dua Lantai Ludes Terbakar

Sedikitnya ada 24 peserta dari media massa daring, cetak, dan elektronik. Puluhan peserta cukup antusias mengikuti penyuluhan tersebut. Beberapa di antaranya sangat aktif bertanya. Pada sesi tes akhir, kesesuaian jawaban mencapai 70 persen.

Perwakilan peserta, Ridwan, berharap Balai Bahasa Indonesia Provinsi Bali, konsisten memberikan penyuluhan kepada media massa di Bali. (106)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini