Ribuan Petugas Awasi Peniadaan Mudik di Bandara

picsart 05 06 07.45.38
AWASI MUDIK - Posko terpadu yang didirikan di bandara untuk mengawasi peniadaan mudik.

Kuta, DENPOST.id

Sebagai salah satu upaya memastikan kelancaran operasional di Bandara Ngurah Rai, pada masa peniadaan mudik hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) membentuk posko terpadu pengendalian transportasi udara. Sebanyak 1.677 personel disiapkan bertugas di posko tersebut.

Hal itu, diungkapkan General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y. Sikado, Kamis (6/5/2021).

Baca juga :  Warga Jimbaran Minta Perumda Mangutama Lakukan Pemeliharaan Tower

Dipaparkan Herry, pada periode t 6 sampai 17 Mei 2021, sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) melalui Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021, dilakukan pembatasan peniadaan mudik kepada masyarakat pada momen Idul Fitri 1442 Hijriah.

Di mana, hanya yang memiliki kepentingan dinas, pengobatan dan berduka dikecualikan dapat melakukan penerbangan.
“Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai mendukung kebijakan pemerintah pada masa peniadaan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah, dengan menyiapkan posko terpadu agar kelancaran pada pembatasan penerbangan tetap kondusif, utamanya pada proses verifikasi bagi calon penumpang yang dikecualikan,” kata Herry.

Baca juga :  PPKM Level 4, Kafe dan Restoran di Kuta Utara Langgar Jam Tutup

Untuk personel yang disiagakan dalam posko terpadu ini, lanjut dia, dari internal pihaknya sebanyak 1.677 personel secara bergantian. Pihaknya juga turut bersinergi dengan unsur keamanan eksternal; seperti TNI Angkatan Udara, dan Polsek Kawasan Bandara. Hal ini untuk memaksimalkan tugas pokok posko terpadu, yakni memastikan pelayanan operasi penerbangan, pelayanan bandara, pelayanan pengguna jasa, pelayanan umum dan penyiapan, serta pelaporan informasi data dapat berjalan dengan baik. “Posko terpadu ini beroperasi selama 19 hari dengan mengikuti jam operasional Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 07.00 Wita sampai pukul 20.00 Wita perharinya.” imbuhnya. (113)

Baca juga :  Buronan Interpol Diduga Masih di Bali

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini