Dua Desa di Buleleng Zona Hijau Covid-19

picsart 05 07 07.25.41
TERIMA SATGAS - Sekretaris Daerah Gede Suyasa selaku Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, menerima kunjungan dari perwakilan Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, di Ruang Rapat Lobi Kantor Bupati Buleleng, Kamis (6/5/2021).

Singaraja, DENPOST.id

Dua desa di Kabupaten Buleleng menjadi desa yang tidak pernah ada kasus terkonfirmasi. Dua desa tersebut, yakni Desa Mengening, Kecamatan Kubutambahan dan Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng.

Hal itu, disampaikan Sekretaris Daerah Gede Suyasa, selaku Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, saat ditemui usai menerima kunjungan dari perwakilan Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, di Ruang Rapat Lobi Kantor Bupati Buleleng, Kamis (6/5/2021).

Baca juga :  Anggarkan Rp1,7 Miliar, Damkar Karangasem Akan Tambah Armada

Suyasa menjelaskan evaluasi terhadap desa yang masih memiliki kasus akan terus dilakukan. Termasuk menyandingkan dengan dua desa yang tidak pernah ada kasus, yakni Desa Mengening dan Desa Nagasepaha. Dua desa tersebut, sampai saat ini tidak pernah memiliki kasus aktif.

Satgas akan menggali apa yang dilakukan dua desa ini, sehingga bisa tidak pernah memiliki kasus. Tentunya, dua desa ini juga akan dijadikan contoh terhadap desa-desa lainnya di Buleleng yang memiliki kasus. “Dua desa ini sampai tidak punya kasus itu strategi PPKM nya seperti apa. Satgas desa, Satgas gotong royongnya seperti apa. Itu yang mungkin perlu disampaikan ke teman-teman desa lainnya yang punya kasus,” jelasnya.

Baca juga :  Pemahayu Jagat, Bupati Giri Prasta Mulang Pekelem

Kedatangan dari tim Satgas Penanganan Covid-19 Nasional ini, menurut dia, lebih banyak menyoroti bagaimana efektivitas PPKM. PPKM ini menurut pandangan Satgas Nasional merupakan kunci kesuksesan penanggulangan Covid-19.

Sementara Tenaga Ahli Pendamping Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, I Nyoman Gede Agus Asrama yang turut hadir menyebutkan bahwa berdasarkan pemaparan ada dua desa yang sampai hari ini tidak ada kasus konfirmasi positif. Artinya, peran posko dan peran atau kesadaran masyarakat di dua desa itu, sudah muncul dan bagus. (118)

Baca juga :  Fraksi PDI Perjuangan Gotong Royong Beri Bantuan untuk Sopir dan Tenaga Angkut Sampah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini