Suastini Koster Ingatkan Kreasi Kemasan Produk Tak Abaikan Kesehatan

picsart 05 07 08.31.08
PASAR MURAH - Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putu Putri Suastini Koster, saat meninjau pasar murah yang digelar serangkaian Idul Fitri, Jumat (7/5/2021).

Sumerta, DENPOST.id

Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putu Putri Suastini Koster, konsisten memacu pelaku IKM dan UMKM supaya kreatif. Salah satunya melakukan kreasi terhadap kemasan produk.

Hal itu, ia sampaikan saat meninjau pasar murah yang digelar serangkaian Idul Fitri, Jumat (7/5/2021) di Kantor Gubernur Bali.

“Ibu lihat dari kemasan sudah mulai ada kemajuan, rata-rata dibuat lebih menarik,” ujar Suastini Koster, kepada awak media.

Kreativitas tersebut, diharapkan tidak mengabaikan faktor keamanan dan kesehatan.
“Silahkan saja buat kemasan yang unik dan semenarik mungkin, tapi harus tetap memperhatikan faktor kepantasan dan kesehatan agar tidak membahayakan bagi tubuh saat makanan itu dikonsumsi,” imbuhnya.

Baca juga :  PDIP Ranting Panjer Bagikan 4.000 Liter Disinfektan

Terkait dengan kemasan aman, salah satu yang menarik perhatiannya adalah stand yang menjual tipat cantok dan rujak.
Bermaksud mengemas barang dagangannya agar terlihat menarik, si pedagang menempatkan ketupat pada bokor berbahan fiber.
Melihat hal itu, Putri Koster menyarankan agar sebaiknya ketupat ditempatkan pada wadah berbahan anyaman bambu yang dialasi daun pisang.

Sebab, ia khawatir ketupat yang kontak langsung dengan bahan fiber dan cat akan berdampak pada kesehatan konsumen.
Selain soal kemasan, perempuan yang dikenal sebagai penyair berbakat ini juga mendorong pelaku IKM/UMKM terus mengasah kemampuan agar bisa menghasilkan olahan pangan dengan citarasa yang bisa memenuhi selera konsumen. “Jadi, bukan hanya kemasannya saja yang dipercantik, rasa juga harus diperhatikan,” pesannya. (106)

Baca juga :  Kodam IX/Udayana Kumpulkan Sembako dan Pakaian Layak Pakai untuk Korban Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini