Kinerja Tak Optimal, Kepala Pasar Amlapura Timur dan Barat Dicopot

picsart 05 09 03.47.18
DIGANTI - Dinilai kinerja buruk, kepala di dua pasar diganti, salah satunya Pasar Amlapura Timur.

Amlapura, DENPOST.id

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Karangasem resmi mengganti dua kepala pasar di Karangasem. Mereka yang dicopot itu, yakni Kepala Pasar Amlapura Timur dan Amlapura Barat.

Hal ini dilakukan karena kinerja dua kepala pasar yang dinilai tak optimal, khususnya di bidang pengelolaan.

Kepala Disperindag Karangasem, I Wayan Sutrisna diwawancarai beberapa waktu lalu, menuturkan pergantian ini sudah lama dibicarakan. Sebab, pihaknya menilai kedua kepala pasar tak bagus dalam pengelolaan. “Di antaranya tak memenuhi target pasar. Belum lagi perihal data kios yang amburadul dan tidak terselesaikan. Data siapa yang menempati, berapa kios yang masih aktif juga tidak jelas. Bahkan ada yang tutup lama, alasannya kenapa kepala pasar sebelumnya tak menindaklanjuti, ” ungkapnya.

Secara keseharian, kinerja juga dianggap kurang. Tak ada inovasi dan secara kebersihan masih kurang. “Tidak langsung memberhentikan. Sebelumnya sudah kami panggil dan memberitahu catatan yang harus diperbaiki. Namun tetap saja,” jelasnya.

Baca juga :  Bangkai Paus Totol Terdampar di Pesisir Candi Dasa

Sebelumnya, pergantian dua kepala pasar sempat menuai kisruh. Sebab, keduanya menuntut tak mau diberhentikan karena belum menjabat selama 3 tahun. “Setelah kami cek tidak ada aturan yang mengatur kepala pasar harus 3 tahun. Sehingga kami berani mengambil keputusan tersebut, ” imbuh Sutrisna.

Tak hanya itu, ramai berhembus pergantian kepala padar dikaitkan dengan isu politik. Hal tersebut, langsung dibantah Sutrisna. Sebab dia telah memiliki catatan sejak lama terkait kinerja.

Baca juga :  Kabupatennya Zona Merah Tertinggi di Indonesia, Ini Kata Mas Sumatri

Di sisi lain, banyak pedagang yang mengeluhkan manajemen di Pasar Amlapura. Salah satunya terkait pembukaan pintu gerbang pasar yang dinilai terlalu siang. “Sampai kami sering menunggu petugas datang membuka gerbang. Seharusnya mereka bisa membuka lebih awal, ” keluh salah satu pedangan yang enggan disebutkan namanya. (yun)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini