Perajin Batu Bata Tulikup Terkendala Bahan Baku

picsart 05 14 06.09.41
BATU BATA - Perajin batu bata Desa Tulikup, Gianyar.

Gianyar, DENPOST.id

Batu bata hasil perajin Desa Tulikup, Kecamatan/Kabupaten Gianyar selama ini sangat terkenal. Selain untuk bangunan stil Bali, yang laris dan laku di Bali, namun juga laku hingga keluar Bali. Karena saking lamanya dan banyaknya perajin batu bata membuat bahan baku tanah yang ada di Desa Tulikup.

Untuk menyiasatinya, perajin mencari bahan baku batu bata keluar Desa Tulikup, namun bahan baku tanah yang punya struktur sama.

Baca juga :  Kejari Gianyar Rapid Test Seluruh Pegawai

Perbekel Desa Tulikup, Made Ardika, Jumat (14/5/2021) mengakui kendala bahan baku batu bata tersebut. “Industri batu bata yang jadi kendala bahan baku. Bahan asli hanya tersisa 10 persen saja,” ujar Ardika.

Ardika mengaku tanah di Tulikup sudah habis dijadikan produksi batu bata. Untuk menyiasatinya, sehingga perajin mencari bahan baku keluar Desa Tulikup, namun tanah yang punya kemiripan dengan tanah di Desa Tulikup.
Dikatakan dia, tanah Tulikup habis karena terus digunakan memproduksi batu bata. Dari sekitar 2.400 Kepala Keluarga (KK), sebanyak 55 persen warga desa menjadi perajin batu bata. “Separo lebih masyarakat kami terjun sebagai perajin batu bata,” ujarnya. (116)

Baca juga :  Masuk Bangli Wajib Bawa Surat Vaksin dan Bebas Covid-19

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini