Di Kintamani, Pengunjung dan Restoran Wajib Taati Prokes

picsart 05 16 02.09.22
OBYEK WISATA - Tim Yustisi, saat mendatangi obyek wisata dan restoran di Kintamani, Bangli.

Bangli, DENPOST.id

Pelarangan mudik rupanya berdampak pada tingkat kunjungan di obyek wisata maupun restoran di Bangli, terutama di kawasan Kintamani. Selama liburan Lebaran ini, tingkat kunjungan warga cukup meningkat dibandingkan sebelumnya.

Kondisi ini pun mendapat atensi dari tim Yustisi yang terdiri dari kepolisian, TNI, Satpol PP dan instansi terkait guna mengingatkan atau mendisiplinkan warga, serta pelaku usaha penyedia wisata dan restoran untuk tetap mentaati protokol kesehatan (Prokes).

Baca juga :  Di Bangli, 15 Orang Tak Bermasker Langsung Didenda

“Ini dalam rangka antisipasi meningkatnya kunjungan masa liburan,” kata Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, Minggu (16/5/2021).

Kapolres menyebutkan, ramainya pengunjung di Kintamani terjadi sejak tiga hari terakhir, baik di obyek wisata seputaran Penelokan, Geopark, serta restoran-restoran. “Yang restoran-restoran cukup banyak (kunjungan warga-red). Mereka rata-rata bersama satu keluarga datang sekadar santap makanan sembari lihat pemandangan Gunung Batur,” sebutnya.

Keramaian inilah menjadi perhatian petugas untuk mengingatkan semua pihak, baik pihak restoran maupun pengunjung untuk selalu menaati prokes. “Untuk restoran masih sesuai prokes. Tetap ada pemerikasaan suhu, pengunjung wajib masker, disiapkan hand sinitizer dan dikursinya ada pembatasan,” bebernya.

Baca juga :  Puluhan Sapi Mati di Desa Ulian, Kintamani

Sementara dari operasi Pengendalian Covid-19 di Simpang Tiga Penelokan tepatnya di depan Pasar Seni Geopark Batur, Kintamani, Minggu pagi hingga siang, tim Yustisi menindak empat orang pengunjung yang melanggar prokes. Satu orang pengunjung dari Gianyar ditegur lisan karena salah memakai masker. Dua orang pengunjung dikenakan sanksi sosial karena tak memakai masker, dan satu orang lagi diberikan sanksi fisik dengan push-up. (128)

Baca juga :  Kurangi Kerugian, Petani Buka Agro Wisata Petik Jeruk

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini