Cegah Klaster Baru, Satpol PP Awasi Arus Balik Lebaran

picsart 05 17 10.44.35
ARUS BALIK – Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga (tengah) bersama Dinas Perhubungan dan TNI menjaga sekaligus mengawasi arus balik lebaran di Jl. Cokroaminoto, Denpasar.

Tonja, DENPOST.id

Satpol PP Kota Denpasar menggandeng satuan tugas (satgas) desa/kelurahan guna memantau arus balik Lebaran mulai Selasa (18/5/2021) besok. Pasalnya, banyak travel liar mengangkut penumpang lewat jalur tikus sehingga luput dari pemeriksaan petugas di pos penyekatan.

”Kami sudah melakukan koordinasi dengan ketua Forum Perbekel/Lurah Kota Denpasar agar satgas desa/kelurahan lebih meningkatkan pengawasan terhadap penduduk pendatang (duktang) yang baru datang pascalebaran ini,’’ kata Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga, di sela-sela razia protokol kesehatan (prokes) dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Jl. Kemuda, Kelurahan Toja, Denpasar Utara, Senin (17/5/2021).

Baca juga :  Napi Kabur Ditembak, Sempat Dua Kali Curi Motor

Selain menggandeng satgas desa/kelurahan, kata Anom Sayoga, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, TNI dan Polri mencegah masuknya duktang tanpa memenuhi persyaratan adminsitrasi kependudukan dan protokol kesehatan. Seperti identitas diri dan surat keterangan uji cepat (rapid test).

“Suket ini ini menjadi persyaratan bisa masuk wilayah Kota Denpasar khususnya dan Bali umumnya. Jangan sampai ada klaster baru pasca-arus balik lebaran. Kalau ada warga dari Jawa masuk ke Denpasar tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, kita kembalikan ke daerah asalnya,’’ tegas Anom Sayoga.

Baca juga :  Penerima Plasma Konvalesen Wajib Cari Donor Pengganti

Dia menyatakan, adanya posko-posko di desa/kelurahan memperketat keluar-masuk duktang di wilayah masing-masing. Bahkan, Satpol PP sudah melakukan kerjasama dengan ketua forum kades/lurah agar meneruskan ke jajarannya untuk mengantisipasi duktang masuk ke wilayah Denpasar. ”Kita bukan tertutup untuk penduduk pendatang, asal tujuannya jelas identitas diri lengkap, menunjukkan diri sehat dan tidak positif virus corona. Kalau semua persyaratan ini dipenuhi, kita tidak melarang masuk ke Denpasar,’’ jelasnya.

Baca juga :  Pemotongan Babi di RPH Turun Drastis

Dia menegaskan, bersama tim akan memperketat duktang saat arus balik lebaran ini di pos-pos penyekatan yang ada. “Kalau ada duktang naik travel gelap melalui jalur tikus lolos di pos penyekatan akan terjaring di desa/kelurahan. Karena desa/kelurahan sudah menyiagakan satgas untuk melakukan sidak administrasi kependukan bagi duktang yang baru datang. Penjagaan di pos penyekatan sedang berlangsung melakukan pemeriksaan kendaraan datang dari Jawa. Dengan pengetatan ini kita harapkan tidak ada peningkatan positif virus corona,’’ tandasnya. (111)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini