Di Tegallalang, Tradisi “Ngerebeg” Tolak Wabah

picsart 05 19 07.43.42
NGEREBEG - Tradisi Ngerebeg, di Desa Adat Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Rabu (9/5/2021).

Gianyar, DENPOST.id

Warga Desa Adat Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Rabu (19/5/2021) menggelar tradisi “Ngerebeg”. Tradisi ini, diyakini sebagai penolak bala dan penetralisir wabah penyakit yang dilangsungkan di Pura Duur Bingin, Desa/Kecamatan Tegallalang, Gianyar kemudian dilanjutkan dengan mengelilingi wilayah desa.

Tradisi Ngerebeg, diikuti anak-anak hingga orang dewasa, dengan merias diri dengan seseram mungkin. Bahkan tata rias menyerupai wong samar.Tradisi Ngerebeg, pantang untuk tidak digelar. Namun, karena situasi Covid-19, para peserta dibatasi dan hanya perwakilan dari masing-masing tujuh banjar desa setempat.

Baca juga :  Duta Gianyar Raih Tiga Prestasi Wimbakara Busana PKB

Bendesa Desa Adat Tegallalang, I Made Kumara Jaya mengatakan tradisi ini rutin dilaksanakan setiap piodalan atau pujawali di Pura Duur Bingin, Desa Adat Tegallalang.
Tradisi Ngerebeg, merupakan ritual tolak bala untuk menetralisir wilayah, di mana setiap warga yang mengikuti tradisi Ngerebeg ini merias diri dengan penampilan seseram mungkin.

Tradisi ini, sudah dilangsungkan secara turun temurun. Tradisi ini juga dilakukan dengan protokol kesehatan (Prokes). Kumara Jaya menjelaskan tradisi Ngerebeg diawali dengan datang warga ke Pura Duur Bingin, Desa Tegallalang untuk melakukan persembahyangan. Kemudian dilanjutkan dengan berjakan kaki mengelili desa sepanjang desa mencapai 3 km.

Baca juga :  "Gema Tridatu" Pulihkan Perekonomian di Tengah Pandemi

Usai mengelili desa, para peserta Ngerebeg kembali ke Pura Duur Bingin hingga pelaksanaan tradisi ini selesai. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini