Meski Pandemi, PLN Sebut Tak Banyak Pelanggan yang Nunggak

Meski Pandemi, PLN Sebut Tak Banyak Pelanggan yang Nunggak
General Manager PLN UID Bali, I Wayan Udayana

Dauh Puri, DENPOST.id

Apresiasi disampaikan General Manager PLN UID Bali, I Wayan Udayana atas kedisiplinan pelanggan PLN di Bali memenuhi kewajibannya. Hal itu disampaikan Udayana saat audiensi dengan Pimred Balipost, Kamis (20/5/2021). Diakuinya, ada sejumlah tunggakan pembayaran listrik. Namun hal itu menurut Udayana tidak terlalu banyak.

“Pelanggan di Bali sangat disiplin melakukan pembayaran. Walaupun ada sejumlah tunggakan, tapi itu sedikit. Yang tunggakan ini biasanya karena terdampak Covid-19. Tapi secara umum pelanggan di Bali sangat rajin membayar dan ini bagus juga bagi PLN untuk tetap menjalankan bisnis kelistrikan dengan baik,” paparnya.

Baca juga :  Sehari, 14 Warga Terpapar Virus Corona di Bali

Lebih lanjut dikatakan, kondisi kelistrikan di Bali saat ini cukup baik dengan cadangan listrik cukup besar. “Ini situasi yang bagus bagi PLN untuk menjaga keandalan pasokan listrik ke pelanggan. Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang selama ini sudah bersinergi membantu pelayanan PLN,” ucapnya.

Agar pelayanan berjalan baik, Udayana mengimbau para pelanggan listrik di Bali untuk bersama-sama menjaga instalasi listrik masing-masing. “Bagaimana menggunakan listrik dengan bijak, baik dan benar, sesuai regulasi yang ada, sehingga pemakaian listrik yang ilegal dapat kita hindari,” sarannya.

Baca juga :  Togar Situmorang Harapkan Polda Tindak Lanjuti Laporan Berita Bohong

Tidak hanya di lingkup rumah tangga, masyarakat juga diharapkan ikut menjaga instalasi dan jaringan listrik PLN di ruang-ruang publik. Terlebih lagi saat ini sudah mulai musim bermain layang-layang. Udayana menyadari, bermain layang-layang memang sudah menjadi bagian budaya di Bali. Akan tetapi dia mengajak masyarakat agar tetap bekerjasama, sehingga dua kepentingan berbeda bisa tetap sama-sama jalan. “Bermain layang-layang silakan tetap jalan, tapi jangan sampai mengganggu jaringan atau instalasi PLN. Karena kalau jaringan terganggu, ini akan menyebabkan pelayanan publik atau ke pelanggan PLN akan terganggu. Karena itu perlu dipertimbangkan tempat-tempat yang kiranya aman untuk bermain layang-layang, sehingga pelayanan kelistrikan ke pelanggan bisa berjalan baik,” pungkasnya. (111)

Baca juga :  Tetap Melasti, Peguyangan Hanya Libatkan 20 Orang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini