Baru 34 Persen Warga Bangli Terlayani Air Bersih

Baru 34 Persen Warga Bangli Terlayani Air Bersih
BOCOR - Terjadi bocor pipa transmisi yang mengakibatkan gangguan distribusi air ke pelanggan PDAM di wilayah Kubu, Bangli, beberapa waktu lalu. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Berada di wilayah pegunungan dan perbukitan, dan sebagai daerah penyangga air di Bali, bukan berarti Kabupaten Bangli terbebas dari masalah air bersih. Stok air bersihnya jelas ada, namun tak mampu melayani seluruh warganya. Hal ini dikarenakan berbagai kendala. Karenanya saat ini baru 34 persen masyarakat Bangli yang tersentuh layanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bangli. Hal itu dikatakan Kabag Adminstrasi dan Keuangan PDAM Bangli, I Gusti Agung Jelantik Suta Baskara, Kamis (20/5/2021). Dijelaskannya, sejauh ini persentase layanan yang terbesar di Kecamatan Bangli mencapai  65 persen , Tembuku 48 persen, Susut 26 persen dan yang terkecil Kintamani baru 15 persen.

Baca juga :  Kopling Tiba-tiba Eror, Truk Terguling di Kintamani

Yang menjadi kendala PDAM untuk melakukan perluasan layanan, katanya, pertama adalah modal di mana untuk membuka daerah layanan baru membutuhkan anggaran yang cukup besar. Selain itu, topograpi daerah Kabupaten Bangli yang sebagian besar berbukit, sedangkan sumber air berada di bawah juga menjadi kendala melakukan perluasan layanan.

Sementara kini, PDAM Bangli telah menetapkan target secara bertahap mulai 2021 hingga 2024 pengembangan layanan di semua kecamatan akan terus dilakukan hingga mampu melayani 80 persen dari jumlah penduduk di Kabupaten Bangli. Caranya dengan melakukan pinjaman bank sebesar Rp 10 miliar untuk melakukan sambungan baru.

Selanjutnya pada tahun 2022, PDAM menargetkan peluasan pelayanan di wilayah Kintamani bagian tengah, selatan hingga ke bagian barat dan peluasan ke daerah Susut bagian utara dengan memaksimalkan sumber mata air di daerah Pebini, Kintamani dan Lembean. “Sementara di 2023 kita berencana membangun sumur bor di daerah Desa Pinggan karena berdasarkan hasil penelitian di daerah sana ada cekungan yang bersisi sumber air yang cukup besar. Sumur bor ini nantinya akan kita manfaatkan untuk daerah Kintamani di sekitaran kaldera Gunung Batur, Pinggan , Sukawana dan Kintamani bagian timur lainnya ,” pungkasnya. (128)

Baca juga :  Hujan Deras, Tembok Penyengker Milik Warga Ambrol

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini