Seorang Pria Ditemukan Membiru di Dalam Mobil

picsart 05 25 11.27.10
PERIKSA - Petugas medis dari Puskesmas Kintamani I saat memeriksa kondisi tubuh korban di dalam mobil. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Seorang pria ditemukan membiru di belakang kemudi sebuah mobil yang parkir di depan Toko Deltra, Banjar/Desa Batur Tengah, Kintamani, Bangli, Senin (24/5/2021) petang. Tak diketahui dengan pasti berapa lama mobil Gran Max bernopol DK 1974 KE itu terpakir di TKP.

Kejadian tersebut baru diketahui
sekitar 17.00 saat karyawan toko, I Kadek Sudianto (33) dan I Putu Eka Sedana (26) hendak menutup tokonya bahwa ada kendaraan terpakir di depannya. Setelah diamati dari luar rupanya ada seorang pria paruh baya tertidur di belakang kemudi dengan kondisi wajah membiru. Kedua saksi lalu menghubungi Polsek Kintamani.

Baca juga :  Siapkan 9.000 Nasi Bungkus, Prajurit TNI Masak dari Jam 1 Pagi

Petugas dan tim medis
dari Puskesmas Kintamani 1 dan melakukan pemeriksaan terhadap korban yang belum diketahui identitasnya. Setelah dilakukan pemeriksaan, rupanya korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Pada saku korban ditemukan dompet yang berisi KTP dan SIM milik korban atas nama Misdowi (46), perkerjaan swasta, dengan alamat Kampung Sudihati, Kintamani, Bangli.

Kapolsek Kintamani, Kompol I Made Sutarjana, menyebutkan, begitu mendapat laporan dari masyarakat, anggotanya langsung ke TKP bersama petugas medis. Dan berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis yakni Bidan Ni Putu Kusuma Dewi dan Perawat Ni Ketut Dewik Trisnawati, pada tubuh korban tidak ditemukan luka atau tanda-tanda kekerasan. “Sementara diduga korban meninggal karena sakit jantung dan diabetes militus,” ucap Sutarjana, Selasa (25/5/2021).

Baca juga :  Satu PDP Diisolasi, Dinkes Lakukan Rapid Test di Selulung

Kesimpulan penyebab kematian tersebut berdasarkan bukti surat pemeriksaan di sebuah rumah sakit yang ditemukan di TKP. “Jadi, sehari sebelum kejadian, yang bersangkutan sempat periksa ke rumah sakit. Dari bukti surat hasil pemeriksaan itu diketahui korban punya riwayat sakit jantung dan gula darah (diabetes),” sebutnya.

Seteleh diketahui identitas korban, polisi lalu menghubungi pihak keluarga. Jenazahnya lalu dievakuasi menuju rumah duka. Pihak keluarga mengikhlaskan kepergian korban dan tidak ingin melakukan otopsi pada jenazah korban. (128)

Baca juga :  Beringin Tumbang Timpa Pura, Rumah Dan Mobil

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini