Pemeriksaan Kelengkapan Duktang Diperpanjang

picsart 05 28 10.25.10
PERIKSA PENUMPANG – Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan (tengah) bersama polisi lalu lintas memeriksa kelengkapan administrasi kependudukan penumpang asal Jawa di pos penyekatan Jl. Gunung Galunggung-Jl. Cokroaminoto, Ubung Kaja, Jumat (28/5/2021).

Ubung, DENPOST.id

Dinas Perhububungan (Dishub) Kota Denpasar bersama Satpol PP, TNI dan Polri memperpanjang pemeriksaan kelengkapan administrasi kependudukan dan hasil uji cepat (rapid) negatif arus balik penduduk pendatang (duktang) di pos penyekatan Jl. Gunung Galunggung-Jl. Cokroaminoto, Uma Anyar Ubung, Denpasar Utara sampai 31 Mei mendatang.
”Pemeriksaan administrasi kependudukan arus balik duktang di pos penyekatan sejatinya berakhir 24 Mei lalu. Namun ada imbauan dari Satgas Covid-19 dan kepolisian selaku unjung tombak penegakan hekum di pos penyakatan, akhirnya diperpanjang lagi satu minggu,’’ kata Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, Jumat (28/5/2021).

Baca juga :  Sebelum Sandar, Kapal Asing Dikarantina Dua Mil dari Pelabuhan

Menurut Sriawan, diperpanjangnya penyekatan pascamudik Lebaran ini untuk mengantisipasi di luar jadwal pengetatan arus balik. ”Kita di pos penyekatan memperketat pemeriksaan kelengkapan administrasi kependudukan duktang yang masuk ke wilayah Kota Denpasar agar tidak lolos,’’ ujarnya.

Dia mengaku terus melakukan koordinasi dengan ketua forum kades/lurah agar pengetatan arus balik mudik duktang diintegrasikan dengan aparat desa/kelurahan sampai ke kaling/kadus untuk memperketat pengawasan wilayah masing-masing. Pengetatat pengawasan duktang yang masuk ke wilayah desa/kelurahan pascaarus balik Lebaran guna mencegah penyebaran virus corona.

Langkah ini diambil aparat desa/kelurahan guna dapat memutus mata rantai korona virus. ”Kami intens melakukan koordinasi dengan ketua forum kades/lurah agar warga pendatang mematuhi prokes yang diterapkan di satgas desa/lurah sehingga tidak ada duktang positif Covid-19 masuk ke desa/kelurahan yang dituju,’’ jelas Sriawan.

Baca juga :  Peduli Wartawan, Indo Bali Gas Gelontor 50 Paket Sembako

Sriawan menegaskan, duktang ke Bali lewat pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Benoa harus membawan hasil uji cepat antigen. “Jangan sampai ada warga luar masuk ke Kota Denpasar khususnya dan Bali umumnya mengabaikan. Apalagi muncul varian baru virus korona, duktang masuk ke Denpasar diperiksa secara ketat agar penyebaran virus korona tidak peningkatan pascaarus balik Lebaran,” pungkasnya. (103)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini