Koster Ingin Embung Sanur Tingkatkan Nilai Perekonomian Masyarakat

picsart 05 28 12.53.20
SIRINE - Acara penekanan sirine sebagai tanda dimulainya pembangunan Embung Sanur di Desa Sanur Kauh, pada Kamis (27/5/2021).

Sanur, DENPOST.id

Penekanan sirine secara bersamaan menjadi tanda dimulainya pembangunan Embung Sanur di Desa Sanur Kauh, pada Kamis (27/5/2021).
Ini dilakukan Gubenur Bali, Wayan Koster bersama Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida, Mariadi Hutama.

Dalam pidatonya, Gubernur menekankan agar Embung Sanur juga bermanfaat bagi sektor pariwisata di Bali.
“Titik pembangunan jangan pada embung ini saja, namun juga terintegrasi dengan pembangunan kawasan, khususnya meningkatkan nilai perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” sarannya.

Baca juga :  Efisiensi Anggaran, Dinas Perkim Denpasar Tanam Bibit Swakelola

Dia ingin Embung Sanur ditata jadi kawasan yang bagus dan indah, jadi destinasi wisata dan kawasan UMKM, sehingga dapat dimanfaatkan untuk anak muda dengan menerapkan nilai-nilai lokal.

Dalam laporanya, Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida, Mariadi Hutama, menjelaskan, bahwa pembangunan Embung Sanur merupakan amanat Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Kota Denpasar setelah mendapat laporan dari Walikota Denpasar.
Hal ini mengingat wilayah Sanur Kauh merupakan cekungan yang rentan terjadinya banjir. Karenanya, Presiden langsung memberikan arahan Menteri PUPR untuk segara membangun Embung Sanur.

Baca juga :  Diperiksa, Oknum Polisi Memeras, Mengancam dan Setubuhi Cewek Bokingan

Pihaknya mengatakan bahwa pembangunan Embung Sanur akan dilaksanakan dalam dua tahap.
Yakni Tahap pertama dengan nilai kontrak Rp 14 Miliar lebih dan tahap kedua dengan pagu anggaran sebesar Rp 52 Miliar lebih.
β€œIni merupakan amanat atau direktif Presiden Jokowi yang ditindaklanjuti dengan arahan Menteri PUPR untuk segera membangun Embung Sanur untuk mengatasi permasalahan banjir di wilayah Sanur Kauh, selain juga menjadi sarana rekreasi dan objek wisata,” jelasnya.

Sementara Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi, Kementerian PUPR dan BWS Bali Penida yang telah merealisaiskan pembangunan Embung Sanur.
Jaya Negara menekankan bahwa pembangunan Embung Sanur wajib selesai tepat waktu agar segera dapat dimanfaatkan sebagai infrastruktur untuk mereduksi atau pengendali banjir di Wilayah Sanur.
Selain untuk mereduksi banjir, keberadaan Embung Sanur nantinya diharapkan dapat menjadi pusat rekreasi masyarakat serta media konservasi sumber daya air.
Nantinya, setelah dilaksanakan penataan, Embung Sanur akan dilengkapi dengan jogging track, taman, tempat duduk, areal view, serta sarana UMKM dengan beragam kegiatan kreatif. (106)

Baca juga :  Pasar Gotong Royong Krama Bali, Tak Sampai Rugikan Tradisional

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini