KANTOR LPD DAWAN KLOD DITUTUP

picsart 05 28 03.40.04
LPD - Situasi di LPD Dawan Klod, Kecamatan Dawan, Klungkung.

Semarapura, DENPOST.id

Pascaketua Pemucuk LPD Desa Adat Dawan Widang Klod, Ni Komang Wirianti ditahan di Mapolsek Dawan, kondisi LPD Dawan Klod tidak beroperasi, Jumat (28/5/2021). Polres Klungkung juga telah menyegel atau memberikan garis polisi di pintu masuk kantor LPD tersebut.

Bendesa Dawan, Wayan Susana, ketika dimintai konfirmasi mengakui kalau kantor LPD Desa Adat Dawan Widang Klod tidak beroperasi. Namun, untuk proses penagihan bagi warga yang meminjam uang di LPD dikatakan tetap jalan.

Baca juga :  Pertebal Pelabuhan Akses Bali, Koster Surati Menteri

“Sudah ada tim yang dibentuk untuk melakukan penagihan dan ini juga dikoordinir klian banjar,” ungkap Wayan Susana, Jumat (28/5/2021).

Menurut Susana, nama-nama warga atau lembaga yang meminjam di LPD Dawan Klod sudah ada daftarnya. Oleh karena itu tim bersama staf LPD yang nanti mengumpulkan uang pinjaman tersebut. Namun diakui karena kasusnya baru ditangani pihak kepolisian, sampai sekarang dana pinjaman belum ada yang terkumpul.

Baca juga :  Sidak ke Gilimanuk, Pangdam Tegaskan Ini

“Inikan baru berjalan tiga hari, jadi belum ada yang bayar angsuran. Tapi kita sudah rapat desa dan prajuru, nanti ada tim dan staf yang turun melakukan penagihan,” katanya.

Dengan adanya persoalan di LPD, Susana mengatakan pihaknya di Desa Adat menyerahkannya kepada proses hukum. Diapun mengaku akan proaktif bila nanti dimintai keterangan pihak kepolisian atas kasus dugaan penyelewengan dana di LPD Dawan Klod. Apalagi selama ini sebagai pengawas, dia bersama Lembaga Pengawas LPD merasa dibohongi oleh oknum bersangkutan (Ketua LPD, Wirianti).

Baca juga :  Derita Sakit, Pedagang Nasi Ditemukan Tewas di Ruko

“Selaku pengawas, selama ini kita mendapat laporan kalau LPD untung. Terakhir Per Desember 2020 laporannya sesuai neraca dan bukti fisik juga untung sebesar Rp105 Juta. Tapi setelah ada persoalan ini, kita sebagai pengawas merasa dibohongi oleh oknum yang ternyata buat laporan palsu,” ungkapnya. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini