Edukasi Generasi Milenial Lewat Museum Rempah

picsart 05 30 05.17.59
MUSEUM REMPAH - Istri Bupati Buleleng, Aries Suradnyana, saat menghadiri peresmian Museum Rempah Sang Natha, di Desa Mangening, Kubutambahan.

Singaraja, DENPOST.id

Kabupaten Buleleng merupakan salah satu daerah di Bali, yang memiliki berbagai macam tanaman rempah. Salah satu tanaman rempah yang sering dijumpai, yakni cengkeh dan kopi. Selain itu banyak juga tanaman rempah yang sangat bermanfaat tumbuh di Kabupaten Buleleng.

Untuk menjaga kelestarian dari rempah di Buleleng, Made Suyasa Wijaya, mendirikan Museum Rempah sebagai wadah pemajangan aneka tanaman rempah, sebagai pusat informasi sekaligus studi khasanah tanaman rempah. Museum bernama Sang Natha ini, terletak di Desa Mengening, Kecamatan Kubutambahan.

Baca juga :  Kunjungan Wisata Dolphin Lovina Meningkat

Dengan luas lahan 1,2 ha, museum ini memiliki kurang lebih 130 jenis tanaman rempah. Bukan hanya tanaman asli Buleleng dan Bali, berbagai jenis tanaman rempah dari Indonesia timur hingga India, ada di museum ini.

Asisten Administrasi Umum Setda Buleleng, Ir. I Nyoman Genep, telah meresmikan Museum Rempah, Jumat (28/5/2021). Dalam acara peresmian tersebut, hadir istri Bupati Buleleng, I Gusti Ayu Mas Aries Sujati; Camat Kubutambahan, Made Suyasa, dan Kepala Dinas PUTR Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra.

Baca juga :  Siklon Tropis, BMKG Imbau Masyarakat dan Nelayan Waspada

Nyoman Genep, mengapresiasi pembangunan Museum Rempah Sang Natha ini. Menurut dia, keberadaan museum rempah ini, akan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak generasi milenial?, serta menjadi alternatif wisata edukasi yang menjanjikan. Hal ini mengingat, banyak di antara anak-anak saat ini tidak mengetahui jenis-jenis rempah yang ada.

Sementara Made Suyasa Wijaya, pemilik Museum Rempah Sang Natha menjelaskan, pembangunan Museum Rempah telah direncanakan sejak 6 tahun lalu. Mulai dari pembangunan rumah singgah hingga melengkapi tanaman rempah sesuai dengan standar minimal untuk pembangunan museum.

Baca juga :  Tahanan Polres Badung Dijemur

“Saya mengawali dengan belajar tentang rempah-rempah, lalu berdiskusi dengan teman-teman yang mengerti tentang rempah, akhirnya saya putuskan untuk mendirikan museum ini,” jelasnya, Minggu (30/5/2021).(118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini