Loka Sabha VII MGPSSR, Bupati Bangli Tekankan Ini

picsart 05 31 04.56.52
LOKA SABHA - Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta membuka Loka Sabha VII Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kabupaten Bangli, Senin (31/5/2021) di gedung PHDI Kabupaten Bangli.

Bangli, DENPOST.id

Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, membuka Loka Sabha VII Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kabupaten Bangli, Senin (31/5/2021) di gedung PHDI Kabupaten Bangli. Loka Sabha ini juga dihadiri Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar; Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika; Ketua MGPSSR Provinsi Bali, I Nyoman Giri Prasta dan Ketua MGPSSR Kabupaten Bangli, I Ketut Kayana.

Dalam sambutannya Sedana Arta mengatakan, hubungan antara pasemetonan MGPSSR di Kabupaten Bangli dengan Pemerintah Kabupaten Bangli selama ini berjalan dengan baik. Dia menekankan, untuk membangun Bangli Era Baru tentunya membutuhkan dukungan dari semua komponen masyarakat Bangli. Termasuk dari warga pesemetonan atau soroh. “Di sinilah peran Pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi Kabupaten Bangli sesuai tema dalam loka sabha ini bisa mendukung dan menyukseskan segala program pemerintah,” katanya.

Baca juga :  Diduga Terlibat Penebasan, Dua Warga Songan Terkapar

Karenanya dia berharap kepengurusan MGPSSR yang baru nanti dapat menyusun program kerja yang dapat disinergikan dengan kebijakan pemerintah sehingga mampu menjadi jembatan antara pemerintah dengan masyarakat Bangli, terutama semeton pasek dalam mencapai tujuan pembangunan di Kabupaten Bangli.

Ketua MGPSSR Kabupaten Bangli, I Ketut Kayana, mengatakan, semeton pasek memang dari segi kuantitatif termasuk semetonan yang besar. “Tapi tidak cukup hanya besar saja, kita juga harus berpikir terkait dengan peningkatan kualitas diri. Jadi kami harapkan semua pesemetonan pasek agar mengisi diri meningkatkan kapasitas diri, dan menjadi yang terdepan dalam hal mendukung program-program pembangunan pemerintah yang sedang digalakkan pada masa pandemi ini,” ungkapnya.

Baca juga :  Tak Perlu Antre, Beli Tiket Kapal ASDP Kini Bisa Lewat AgenBRILink

Untuk itu diharapkan, pasemetonan MGPSSR tidak boleh diam walaupun dalam kondisi pandemi. Pihaknya juga meminta di internal pasemetonan untuk tetap bersatu. “Kepada semeton pasek mari kita jaga persatuan kita, persatuan di internal kita, kita sesama semeton harus menggunakan prinsip ‘pada ngalah’,” ajaknya.

Sementara Ketua MGPSSR Provinsi Bali, I Nyoman Giri Prasta, menekankan terkait catur swadarma kepasekan. Yakni astiti ring hyang Widhi, bakti ring kawitan, tindih ring bhisama dan guyub dengan pasemetonan. “Dari persoalan ini kita juga sudah melihat babad dalem,” tegas Giri Prasta yang juga Bupati Badung ini. (c/128)

Baca juga :  BRI Jadi Lembaga Keuangan Pertama Gelar Fellowship Journalism

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini