Didepak, Muntra Mundur Total dari Kepengurusan Golkar Bali

0
12
Didepak, Muntra Mundur Total dari Kepengurusan Golkar Bali
I Wayan Muntra

Kutsel, DENPOST.id

Dinamika di intern Partai Golkar kembali menghangat. Hal ini terkait langkah mengejutkan yang dilakukan kader militan Golkar Badung, I Wayan Muntra. Pascaterdepak dari Ketua Badan Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (Bakum HAM) Golkar Bali, Mantan Ketua DPD Golkar Badung ini memutuskan untuk mundur total dari kepengurusan Golkar Bali.  Surat pengunduran Muntra telah disampaikan melalui salah satu sekretaris Semeton Muntra, Wayan Sumantra, Rabu (2/6/2021).

Diminta konfirmasi terkait pengunduran dirinya tersebut, Kamis (3/6/2021) kader Golkar asal Banjar Sawangan, Peminge, Kutsel tersebut membenarkannya. Menurut Muntra, keputusan pengunduran diri dari kepengurusan Golkar Bali terpaksa diambilnya. Dengan pertimbangan karena merasa sudah berada pada titik jenuh dengan kondisi yang ada di tubuh Golkar saat ini. Bahkan dia mengaku sudah tidak nyaman, karena seakan-akan tidak berguna ataupun bermanfaat lagi duduk di pengurus Partai Golkar.

Baca juga :  Urus Jenazah Suami di RS, Usaha Laundry Dibobol Pengamen

“Kenapa demikian? Karena dengan zaman yang semakin maju, ternyata berpolitik itu tidak lagi sebuah ideologi, melainkan kepentingan. Sementara partai politik hanyalah sebuah kendaraan,” sentilnya.

Perasaan jenuh tersebut, kata dia, muncul dengan adanya kejadian-kejadian yang dialami belakangan ini. Seperti kejadian terakhir terkait pencopotan dirinya sebagai Ketua Bakum HAM Golkar Bali. Di mana hal tersebut terjadi tatkala ada acara ‘temu kader dengan Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto, Minggu (30/5/2021) lalu.

Baca juga :  Dewan Minta Penyemprotan Disinfektan Sebelum Parade Ogoh-ogoh

Sebenarnya, dia menegaskan, tidak mempermasalahkan pergantian tersebut, karena itu merupakan keputusan pimpinan. Hanya menurutnya etika penetapan keputusan tersebut semestinya dibicarakan terlebih dulu.

Meski terdepak, Muntra memastikan tidak akan berhenti apalagi meninggalkan dunia politik. “Namun untuk saat ini dan sementara waktu saya akan fokus pada profesi sebagai seorang notaris/PPAT. Saya tidak menyatakan diri saya mundur dari Golkar. Saya menyatakan mundur dari kepengurusan Partai Golkar Provinsi Bali,” tegasnya. (113)

Baca juga :  Giri Prasta Keluarkan Edaran Terkait Pelaksanaan Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini