Pengasong Marak, Satpol PP Buru Cukong

Pengasong  Marak, Satpol PP Buru Cukong
DIANGKUT – Satpol PP Kota Denpasar mengangakut pengasong anak-anak dan ibu-ibu yang beroperasi di perempatan Jl. By-pass Ngurah Rai-Jl. Danau Buyan Sanur, Jumat (4/6/2021).

Sanur, DENPOST.id

Satpol PP Kota Denpasar menciduk 17 pedagang asong (pengasong) asal Desa Munti Gunung, Kecamatan Kubu, Karangasem yang beroperasi di perempatan Jl. By-pass I Gusti Ngurai Rai-Jl. Danau Buyan dan Jl. Gatot Subroto (Gatsu) Barat, Jumat (4/6/2021). Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga, mengatakan, pengasong anak-anak dan ibu-ibu ini banyak dikeluhkan pengendara motor dan mobil karena mengganggu ketertiban umum dan membahayakan pengasong. Pengasong ini juga berulangkali ditertibkan, bahkan sempat dipulangkan ke daerah asalnya melalui Dinas Sosial (Dinsos) Karangasem. “Namun keesokan hari mereka kembali beroperasi di perempatan jalan di Denpasar dengan dalih ekonomi,” ungkapnya.

Baca juga :  Dikabarkan Positif Covid-19, Begini Respons Kadishub

Maraknya pengasong anak-anak dan ibu-ibu di tengah pandemi Covid-19 ini, kata Anom Sayoga, dapat  menimbulkan gangguan sosial mengarah ke gangguan ketertiban umum.  ”Kita kembangkan lewat pemeriksaan dan siapa pemasok pengasong anak-anak ini ke Denpasar.  Kami akan cari cukongnya. Kalau sudah diketahui cukongnya akan kami tangkap dan proses hukum untuk memberikan efek jera,’’ tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, pengasong yang melakukan aktivitas di perempatan jalan melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang ketertiban umum. Ia tidak kompromi dan mengambil tindakan tegas saat pandemi korona virus terhadap pengasong, gelandangan, pengemis dan pengemen maupun kerumunan warga di pinggir jalan, rumah makan maupun angkringan yang berpotensi menularkan korona virus.

Mengantisipasi terjadinya kecelakaan saat penertiban pengasong di jalan, lanjut Anom Sayoga, pihaknya memiliki jurus lain dengan menyebar petugas Satpol PP tanpa atribut lengkap atau memakai pakaian preman agar tidak diketahui. ”Lebih baik kita amankan mereka di tempat mangkal dengan cara petugas menyamar sebagai pembeli,’’ tandasnya.  (103)

Baca juga :  Covid-19 di Denpasar, 9 Pasien Sembuh dan 10 Positif

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini