Polisi Bangli Donor Darah di Masa Pandemi Covid-19, Prokes Ketat Jadi Pedoman

Polisi Bangli Donor Darah di Masa Pandemi Covid-19, Prokes Ketat Jadi Pedoman
DONOR DARAH - Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, saat melakukan donor darah di Gedung Sasana Bhayangkara. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Puluhan anggota Polres Bangli ditambah anggota Kodim 1626/Bangli,  Bhayangkari dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli, Jumat (4/6/2021) mendonorkan darahnya. Hal ini guna mengatasi kekurangan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Bali khususnya di Bangli. Kegiatan dipusatkan di Gedung Sasana Bhayangkara, Jalan Merdeka, Bangli.

Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, mengatakan, kegiatan ini merupakan bakti sosial dalam bentuk donor darah terkait dengan kebutuhan darah yang cukup banyak akibat pandemi Covid -19 di Bali termasuk di Kabupaten Bangli. “Ini betul-betul dari aspirasi para anggota Polres bersama ada dari TNI juga,” katanya.

Baca juga :  Cegah Klaster Sekolah Meluas, Satgas Covid-19 Buleleng Terus Lakukan Evaluasi 

Terkait Covid-19, Agung menegaskan kegiatan ini tetap berpedoman pada protokol kesehatan (prokes) ketat. “Kami tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat terutama menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer,” tegasnya.

Dikatakannya, sejak diberlakukannya pembatasan aktivitas di luar rumah pascamerebaknya pandemi korona telah berdampak besar terhadap ketersediaan darah. Karena itu sangat diharapkan keterlibatan instansi pemerintahan dan pihak-pihak swasta termasuk dari pihak kepolisian untuk menggelar donor darah.

Baca juga :  Desa Nyanglan Konsen Jalankan Tradisi Warisan Leluhur, Ngejot dan Natab Banten Kumara untuk Anak Pertama Saat Galungan

Pihaknya juga mempersilahkan bagi warga sipil atau masyarakat yang kebetulan melintas di Gedung Sarana Bhayangkara yang ingin turut melakukan donor darah.

Dikatakan pula, kegiatan ini juga berkaitan dengan menyambut Hari Bhayangkara ke-75. “Bekerjasama dengan PMI Kabupaten Bangli kami menargetkan 85 kantong darah dari kegiatan ini,” sebutnya.

Pantauan di lokasi, sebelumnya, para calon pendonor diperiksa kondisi kesehatannya, termasuk dilakukan pengecekan suhu tubuh, berat badan dan tekanan darah, serta pemeriksaan hemoglobin (HB). Protokol kesehatan terkait pencegahan penularan Covid-19 tetap ditempuh. Semua mengenakan masker, para peserta datang secara bergilir supaya tidak terjadi kerumunan. Mereka yang menunggu juga duduknya berjarak. Tiap peserta yang baru datang juga diharuskan menggunakan cairan handsanitizer. (111)

Baca juga :  Covid-19 di Bangli, Satu Pasien Dinyatakan Meninggal Dunia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini