Sebulan, BPBD Denpasar Tangani Ratusan Kecelakaan Lalin

picsart 06 06 01.46.50
TANGANI KECELAKAAN – Petugas BPBD Kota Denpasar, saat menangani kecelakaan lalu lintas salah seorang pemotor di perempatan Jl. Mahendradata-Jl. Gatot Subroto Barat, Denpasar, Minggu (6/6/2021).

Pemecutan Kelod, DENPOST.id

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, bekerjasama dengan polisi lalu lintas (Polantas) Polresta maupun Polsek dari awal Mei hingga, Sabtu (5/6/2021) menangani ratusan kecelakaan lalu lintas (lalin) di jalan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa, mengatakan penanganan kecelakaan lalin di jalan mengerahkan mobil ambulans bersama pasukan PMI yang ada di masing-masing pos agar lebih cepat mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

Baca juga :  Legislator Ini Gratiskan 3.000 Masker di Pemecutan Klod

Seperti kecelakaan di Jl. Mahendradata ditangani mobil ambulans Pos Mahendradata dirujuk ke RS Sanglah. Kecelakaan di Raya Puputan Renon, mengerahkan mobil ambulans yang ada di Pos Juanda. Begitu juga korban kecelakaan di Jl. By-pass Ngurah Rai dirujuk ke RS Bali Mandara. ”Laka lantas Sabtu dan Minggu dini hari cukup tinggi. Apa karena jalan sepi, sehingga pengendara motor ngebut dan kurang hati-hati di jalan,’’ kata Joni Ariwibawa, Minggu (6/6/2021).

Joni Ariwibawa mengungkapkan, pihaknya dari awal Mei hingga 5 Juni 2021, menangani 116 kecelakaan lalin. Bahkan, kecelakaan lalu lintas sepeda motor menempati posisi teratas dari kejadian lainnya. Pasalnya, kecelakaan lalin pemotor lebih banyak karena pengaruh minum beralkohol, sehingga tidak terkendali saat mengendarai motor.

Baca juga :  Imigrasi Tolak WNA Riwayat Perjalanan India

Dia pun meminta masyarakat berhati-hati saat bekendaraan di jalan, terutama malam hari untuk menghindari kecelakaan lalu lintas. Apalagi masyarakat habis minum beralkohol dan mabuk mengendarai motor dapat membahaykan orang lain maupun diri sendiri. Kecelakaan lalin malam hari sebagian besar pemotor habis minum beralkohol. ”Kami minta masyarakat habis minum lebih baik diam di rumah guna menghindari kecelakaan di jalan. Kalau dipaksakan bepergian akan mengalami musibah dan bisa merenggut korban jiwa,’’ pintanya. (103)

Baca juga :  Digelar di Masa Pandemi, BIAS Dilaksanakan Dengan Prokes Ketat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini