PELAKU TERUNGKAP, INI FAKTA PEMBUANGAN BAYI TANPA TANGAN

PELAKU TERUNGKAP, INI FAKTA PEMBUANGAN BAYI TANPA TANGAN
TERSANGKA – Kapolres Buleleng saat membeberkan kasus bayi dibuang di Banjar Dinas Munduk Tengah, Desa Tista, Kecamatan Busungbiu, Buleleng.

Singaraja, DENPOST.id

Kasus pembuangan bayi di Banjar Dinas Munduk Tengah, Desa Tista, Kecamatan Busungbiu, Buleleng berhasil diungkap. Ni  Putu RS (22) yang merupakan ibu dari bayi malang tersebut ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Buleleng, AKBP Nyoman Sinar Subawa, dalam keterangan persnya, Senin (7/6/2021) di Mapolres Buleleng menyebut pelaku mengakui perbuatannya membuang bayi tersebut. Tersangka yang mantan pekerja di Turki ini mengaku melahirkan bayinya di  kamar mandi rumah miliknya tanpa sepengetahuan orang lain pada Selasa, 1 Juni 2021 sekitar pukul 16.30. Bayi tersebut kemudian dibuang di depan gang tersebut di Dusun Munduk Tengah.

Baca juga :  Seniman Joged Bumbung, Ketut Jingga Berpulang

Sebelum melahirkan, lanjut Sinar, tersangka merasa perutnya sakit dan mulas, lalu menuju kamar mandi kemudian tersangka jongkok. Dan, pada saat itu tersangka melahirkan bayi jenis kelamin laki-laki di mana saat bayi lahir kepala terlebih dahulu keluar dan tersangka menarik kepala bayi tersebut dan keluar. “Posisi bayi tengkurap kemudian pada saat melahirkan kondisi bayi sudah meninggal dunia, tidak bergerak, tidak ada suara tangisan, bayi sudah lemas dan tidak bernafas. Tersangka sempat menyiram bayi dengan tujuan untuk membersihkan bayi tersebut dari lumuran darah dan saat lahir kondisi bayi utuh, tidak ada luka-luka. Tersangka menerangkan pada saat melahirkan kondisi rumah sepi hanya tersangka sendirian di rumah dan tersangka melahirkan sendiri tanpa bantuan dari orang lain,” bebernya.

Setelah lahir, bayi beserta ari-arinya dibungkus menggunakan paper bag/tas belanja warna hijau lalu dibungkus tas kresek (kantong plastik) warna hitam. Jenazah bayi yang sudah terbungkus kresek tersebut kemudian ditempatkan di dalam almari yang berada di gudang rumah tersangka dengan tujuan agar tidak ada orang lain yang mengetahui melahirkan bayi tersebut.

Baca juga :  Dipulangkan, 25 PMI Asal Klungkung Sumbang APD

Lanjut pada Rabu (2/6/2021) sekitar pukul 21.00 wita, Rika mengambil mayat bayi tersebut dan menaruh di gang depan rumah  dengan tujuan agar bilamana ada orang lain yang menemukan bisa mengupacarai jenazah bayi tersebut. Namun tujuan itu salah besar dan malah membuka aibnya sendiri. Saat peristiwa geger, tersangka pura-pura ikut panik. Bahkan, saat melihat mayat bayinya, tersangka mengaku sangat terkejut pasalnya kedua tangan bayi itu hilang.

Baca juga :  Di Buleleng, 11 Pasien Covid-19 Sembuh

Ditanya mengenai siapa ayah biologis bayi tersebut, Sinar mengatakan bayi itu merupakan hasil hubungan gelap. “Berdasarkan pengakuan tersangka kehamilan ini merupakan hasil hubungan dengan mantan pacarnya. Memang tersangka ini belum terikat hubungan suami istri,” katanya. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini